Empat Rempah yang Bisa Membantu Memperlancar Pencernaan

  • 09 Agt 2026 16:28 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID – Rempah tidak hanya berfungsi sebagai penyedap makanan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan pencernaan. Beberapa jenis rempah yang umum digunakan sehari-hari memiliki senyawa alami yang berpotensi membantu kerja saluran pencernaan.

Dikutip dari laman eatingwell pada Sabtu, 8 Agustus 2026, Berikut beberapa rempah yang dapat menjadi bagian dari pola makan untuk mendukung kelancaran pencernaan:

1. Jahe

Jahe dikenal dapat membantu meredakan sejumlah keluhan pencernaan, seperti mual, kembung, dan rasa tidak nyaman pada perut. Kandungan senyawa di dalamnya juga berpotensi mendukung pergerakan saluran pencernaan sehingga proses pencernaan dapat berlangsung lebih baik.

2. Kunyit

Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Senyawa tersebut banyak diteliti karena potensinya dalam mendukung kesehatan tubuh, termasuk membantu menjaga kondisi saluran pencernaan.

3. Biji Adas

Biji adas secara tradisional telah digunakan untuk membantu mengurangi keluhan seperti kembung dan penumpukan gas di dalam perut. Kandungan senyawa tertentu pada adas juga berpotensi membantu mendukung pergerakan alami saluran pencernaan.

4. Kayu Manis

Kayu manis mengandung cinnamaldehyde yang disebut berpotensi mendukung gerakan peristaltik saluran pencernaan. Gerakan tersebut merupakan kontraksi alami otot saluran cerna yang membantu mendorong makanan selama proses pencernaan.

Meski demikian, penggunaan rempah sebagai bumbu masakan tidak selalu memberikan efek yang sama dengan dosis yang digunakan dalam penelitian. Karena itu, rempah sebaiknya dipandang sebagai bagian dari pola makan sehat, bukan sebagai pengobatan untuk gangguan pencernaan.

Untuk menjaga pencernaan tetap sehat, konsumsi rempah dapat dibarengi dengan makanan kaya serat, cukup minum air, rutin beraktivitas fisik, dan menerapkan pola makan yang seimbang. Jika keluhan pencernaan berlangsung terus-menerus atau semakin mengganggu, pemeriksaan oleh tenaga kesehatan tetap diperlukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....