Tidak mempunyai kegiatan yang konsisten bisa bikin otak menua lebih cepat
- 29 Jul 2026 10:03 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Memiliki rutinitas yang konsisten ternyata bukan hanya membantu mengatur aktivitas sehari-hari, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan otak. Sebaliknya, terlalu sering menjalani hari tanpa kegiatan yang bermakna dapat membuat otak kurang mendapatkan stimulasi sehingga fungsi kognitif berpotensi menurun lebih cepat seiring bertambahnya usia.
Otak merupakan organ yang terus beradaptasi melalui proses yang disebut neuroplastisitas. Kemampuan ini memungkinkan otak membentuk dan memperkuat hubungan antarsel saraf ketika seseorang aktif belajar, berolahraga, atau melakukan aktivitas yang menantang. Semakin sering otak digunakan, semakin baik pula kemampuannya dalam mempertahankan fungsi berpikir, mengingat, dan memecahkan masalah.
Sebuah systematic review yang diterbitkan dalam jurnal Ageing Research Reviews pada 2022 menjelaskan bahwa aktivitas fisik, kegiatan intelektual, hobi, serta pembelajaran sepanjang hayat dapat membangun cognitive reserve atau cadangan kognitif. Cadangan kognitif merupakan kemampuan otak untuk tetap berfungsi dengan baik meski mengalami perubahan akibat proses penuaan. Sebaliknya, kurangnya aktivitas yang merangsang otak dalam jangka panjang dapat mempercepat penurunan fungsi kognitif.
Kabar baiknya, menjaga kesehatan otak tidak berarti harus selalu sibuk sepanjang hari. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki secara rutin, membaca buku, mempelajari keterampilan baru, memainkan alat musik, berkebun, atau mengerjakan teka-teki sudah cukup untuk memberikan rangsangan positif bagi otak. Bagian yang terpenting adalah aktivitas tersebut dilakukan secara konsisten.
Selain menjaga kemampuan berpikir, rutinitas yang sehat juga membantu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan otak dalam beradaptasi terhadap tantangan baru. Kebiasaan ini menjadi investasi jangka panjang untuk mempertahankan kualitas hidup, terutama saat memasuki usia lanjut.
Para ahli menekankan bahwa gaya hidup aktif merupakan salah satu faktor yang dapat dimodifikasi untuk menjaga kesehatan otak. Semakin dini seseorang membiasakan diri memiliki aktivitas yang teratur dan menantang, semakin besar peluang mempertahankan fungsi kognitif hingga usia tua.
Oleh karena itu, jangan anggap remeh aktivitas sehari-hari yang dilakukan secara konsisten. Aktivitas itu sama seperti otot yang perlu dilatih agar tetap kuat, otak juga membutuhkan "latihan" secara rutin agar tetap tajam, adaptif, dan mampu mendukung produktivitas sepanjang hidup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....