Perjuangan Seorang Ibu di Puncak Bawa Anak Sakit ke RSCM Gunakan Angkutan Umum
- 29 Jun 2026 15:49 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Inilah perjuangan seorang Ibu asal Puncak Bogor yang terpaksa membawa anaknya berobat ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta tanpa layanan ambulance.
Ibu Windari warga Kampung Babakan RT 003 RW 001, Desa Cilember, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor terpaksa membawa anaknya yang menderita penyakit serius dengan angkutan umum karena tidak memperoleh fasilitas ambulans.
Windari mengatakan jika anaknya mengalami demam tinggi disertai kejang pada dini hari sehingga membutuhkan penanganan medis. Menurutnya, pengobatan yang dibutuhkan hanya tersedia di RSCM sehingga ia tetap berangkat ke Jakarta menggunakan bus.
“Karena tidak ada ambulans, saya berangkat naik bus membawa anak ke RSCM,” ujar Windari, Minggu 28 Juni 2026.
Anaknya diketahui mengidap hidrosefalus, meningitis, cerebral palsy, gizi buruk, serta spina bifida. Kondisi tersebut mengharuskannya menjalani pengobatan dan kontrol rutin di RSCM.
Windari mengungkapkan, perjalanan menggunakan angkutan umum bukan kali pertama dilakukannya. Selama sekitar lima tahun terakhir, ia mengaku hampir selalu mengandalkan transportasi umum untuk membawa anaknya menjalani pengobatan.
“Sebagai ibu tunggal, perjuangan ini sangat berat. Tapi yang paling penting bagi saya adalah anak saya bisa mendapatkan pengobatan dan memiliki kesempatan untuk sembuh,” katanya.
Ia juga menceritakan keterbatasan ekonomi yang dihadapinya selama mendampingi sang anak menjalani perawatan di rumah sakit.
“Bahkan sering kali saya menahan lapar saat menjaga anak di RSCM. Saya hanya minum air putih karena uang yang saya bawa hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan anak saya sebagai pasien, dengan kondisi seperti sekarang, saya hanya bisa berikhtiar semampu saya. Yang terpenting anak saya tetap mendapatkan penanganan medis, meskipun untuk saat ini baru bisa mengurangi rasa sakit yang dideritanya. Menurut dokter, proses penyembuhannya memang membutuhkan waktu yang panjang” ujar Windari.
Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Windari mengaku akan terus berupaya agar anaknya tetap memperoleh pengobatan. Selama lima tahun terakhir, Windari mendampingi anaknya menjalani pengobatan rutin di RSCM. Ia berharap kondisi kesehatan anaknya dapat terus membaik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....