Jangan Abaikan, Mendengkur Jadi Tanda Gangguan Kesehatan
- 12 Mei 2026 11:21 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor- Tidur menjadi waktu penting bagi tubuh untuk memulihkan energi setelah beraktivitas sepanjang hari. Namun, kebiasaan mendengkur dapat mengganggu kualitas istirahat, baik bagi diri sendiri maupun orang di sekitar.
Suara dengkuran muncul akibat aliran udara yang melewati saluran napas menyempit dan menimbulkan getaran di tenggorokan. Kondisi ini dapat dipicu oleh posisi tidur, kelelahan, berat badan berlebih, hingga kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol.
Dalam beberapa kasus, mendengkur juga bisa menjadi tanda gangguan tidur seperti sleep apnea. Gangguan tersebut perlu mendapat perhatian medis karena dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Mengubah posisi tidur menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi dengkuran saat malam hari. Posisi tidur miring membantu menjaga saluran pernapasan tetap terbuka dibandingkan tidur telentang.
Tidur telentang membuat lidah dan jaringan tenggorokan lebih mudah menutup jalur udara. Akibatnya, suara dengkuran cenderung terdengar lebih keras dan mengganggu.
Menjaga berat badan ideal juga berperan penting dalam mengatasi kebiasaan mendengkur. Penumpukan lemak di sekitar leher dapat mempersempit saluran udara dan memicu gangguan pernapasan saat tidur.
Rutin berolahraga dan menjaga pola makan sehat dapat membantu mengurangi tekanan pada saluran pernapasan. Dengan kondisi tubuh yang lebih bugar, kualitas tidur pun menjadi lebih nyaman dan tenang.
Kondisi kamar tidur juga memengaruhi kualitas pernapasan saat malam hari. Ruangan yang berdebu atau terlalu dingin dapat memicu hidung tersumbat sehingga seseorang lebih sering bernapas lewat mulut.
Membersihkan kamar secara rutin dan menjaga sirkulasi udara dapat membantu menciptakan suasana tidur yang sehat. Mengganti sprei secara berkala juga penting untuk mengurangi debu dan alergen di sekitar tempat tidur.
Mengurangi konsumsi kafein pada malam hari membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur. Selain itu, membatasi penggunaan gawai dapat membantu produksi hormon tidur tetap stabil sehingga tubuh lebih mudah terlelap.
Tidur yang tidak berkualitas sering membuat tubuh terasa lelah saat bangun pagi. Kondisi tersebut juga dapat memperburuk kebiasaan mendengkur jika dibiarkan terus-menerus.
Apabila dengkuran disertai sesak napas atau sering terbangun di malam hari, pemeriksaan medis sebaiknya segera dilakukan. Dengan pola hidup sehat dan kebiasaan tidur yang baik, kualitas istirahat dapat meningkat dan tubuh terasa lebih segar setiap hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....