Nyeri Perut Tak Selalu Maag, Dokter Imbau Warga Lebih Waspada

  • 09 Jun 2026 20:04 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Keluhan nyeri perut sering kali dianggap sebagai gejala maag atau gangguan lambung biasa. Padahal, nyeri perut juga dapat menjadi tanda berbagai penyakit lain yang memerlukan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

Dokter Spesialis Bedah RSUD Bakti Pajajaran Kabupaten Bogor, dr. Aulia Rahman Anshary, Sp.B, mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan lokasi serta karakteristik nyeri yang dirasakan. Menurutnya, informasi tersebut sangat membantu tenaga medis dalam menelusuri penyebab keluhan pasien.

"Kalau nyeri perut di seseorang itu seringnya memang karena gangguan lambung. Tapi kita harus lebih waspada apabila sudah beberapa kali berobat dan nyerinya tidak kunjung membaik," ujarnya dalam Dialog Astacita Bogor Pagi edisi Selasa, 9 Juni 2026.

dr. Aulia menjelaskan, lokasi nyeri dapat menjadi petunjuk awal untuk mengidentifikasi kemungkinan penyakit yang diderita. Nyeri pada bagian tengah perut misalnya, dapat berkaitan dengan gangguan lambung maupun batu empedu, sedangkan nyeri di bagian kanan bawah sering ditemukan pada kasus usus buntu.

"Kalau nyeri perutnya kanan bawah biasanya seringnya usus buntu. Karena itu dokter akan menanyakan secara detail lokasi nyeri dan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya," katanya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pemeriksaan penunjang seperti USG atau CT Scan dapat dilakukan apabila keluhan tidak menunjukkan perbaikan setelah pengobatan awal. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan diagnosis sekaligus mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius.

"Kalau sudah diobati tetapi tidak ada perbaikan, sebaiknya segera diperiksakan lebih lanjut. Jangan menganggap semua nyeri perut hanya karena maag," ucapnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak menyepelekan nyeri perut yang berlangsung terus-menerus, berulang, atau semakin berat dari waktu ke waktu. Menurutnya, deteksi dan penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah berkembangnya penyakit yang berpotensi mengganggu kesehatan secara lebih serius.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....