Jangan Dianggap Sepele, Ini Ciri Kentang yang Sudah Tidak Layak Dikonsumsi
- 11 Mei 2026 07:49 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Kentang menjadi salah satu bahan makanan yang sering diolah dalam berbagai hidangan sehari-hari. Mulai dari digoreng, direbus, hingga dijadikan campuran sup, kentang dikenal praktis dan bergizi. Namun, penting untuk memastikan kentang yang akan digunakan masih dalam kondisi baik dan aman dikonsumsi.
Salah satu ciri utama kentang tidak boleh dikonsumsi adalah munculnya warna kehijauan pada permukaan kulitnya. Perubahan warna ini menandakan adanya peningkatan senyawa solanin, yaitu zat alami yang dapat bersifat racun. Jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi, solanin bisa menyebabkan gangguan kesehatan seperti mual dan muntah.
Selain itu, kentang yang sudah bertunas juga perlu diwaspadai. Tunas yang tumbuh pada kentang menunjukkan bahwa kentang telah mengalami proses penyimpanan yang terlalu lama. Kondisi ini biasanya diikuti dengan peningkatan kadar solanin yang membuat kentang menjadi kurang aman untuk dikonsumsi.
Ciri berikutnya adalah perubahan tekstur kentang menjadi lembek atau keriput. Kentang segar umumnya memiliki tekstur keras dan permukaan yang mulus. Jika kentang terasa lunak saat ditekan atau tampak mengerut, hal ini menandakan kualitasnya sudah menurun.
Kentang yang mengeluarkan bau tidak sedap juga menjadi tanda bahwa bahan tersebut sudah tidak layak konsumsi. Aroma busuk yang keluar menandakan adanya proses pembusukan yang telah terjadi di dalam kentang. Selain itu, munculnya jamur pada permukaan kentang juga menjadi indikasi kuat bahwa kentang harus segera dibuang.
Perubahan warna menjadi kehitaman atau munculnya bercak-bercak gelap juga patut diperhatikan. Kondisi ini bisa disebabkan oleh kerusakan jaringan atau paparan mikroorganisme. Mengonsumsi kentang dengan kondisi tersebut berisiko menimbulkan gangguan kesehatan.
Memastikan bahan makanan dalam kondisi baik sebelum diolah merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan. Dengan mengenali ciri-ciri kentang yang tidak layak konsumsi, risiko keracunan dapat dihindari. Menyimpan kentang di lokasi yang sejuk, kering, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung dapat membantu menjaga kualitasnya agar tetap baik lebih lama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....