Penggunaan Sepatu Tak Nyaman Picu Nyeri pada Tubuh

  • 06 Mei 2026 12:05 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor: Pemilihan sepatu sering kali dianggap sepele dalam aktivitas sehari-hari seperti berbelanja atau mengantar anak. Padahal, alas kaki yang tidak sesuai dapat berdampak besar terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Dilansir dari website www.nationalgeographic.com bahwa para ahli menyebutkan bahwa kaki merupakan fondasi utama tubuh manusia. Ketika sepatu tidak memberikan dukungan yang baik, keseimbangan tubuh dapat terganggu dan memicu kelelahan hingga nyeri di berbagai bagian tubuh.

Sepatu yang tidak pas juga dapat menyebabkan berbagai gangguan pada kaki seperti bunion, kapalan, mata ikan, hingga masalah pada kuku. Kondisi ini dapat berkembang secara perlahan dan sering kali tidak disadari hingga menimbulkan rasa sakit yang mengganggu aktivitas.

Dalam proses berjalan, kaki membutuhkan ruang untuk bergerak secara alami. Mulai dari tumit yang menyentuh tanah, kemudian bergulir ke depan, hingga jari-jari kaki yang membantu dorongan, semuanya harus terjadi dengan bebas tanpa hambatan.

Namun, sepatu yang terlalu sempit atau tidak sesuai bentuk kaki dapat mengganggu pola gerak tersebut. Akibatnya, tubuh akan berkompensasi dengan cara yang tidak alami, seperti memperpendek langkah atau memberikan tekanan berlebih pada bagian tubuh tertentu.

Berbagai jenis sepatu juga memiliki dampak berbeda terhadap tubuh. Sandal jepit dapat membuat jari kaki menegang, sepatu datar tanpa penyangga lengkungan bisa menyebabkan nyeri lutut, sementara sepatu hak tinggi memberi tekanan besar pada bagian depan kaki dan punggung bawah.

Bahkan, penggunaan satu sepatu yang terasa tidak nyaman dapat mengubah cara seseorang berjalan. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan tekanan berlebih pada satu sisi tubuh, sehingga memicu nyeri pada lutut, pinggul, hingga punggung.

Untuk mengenali masalah yang disebabkan oleh sepatu, pola keausan pada alas sepatu dapat menjadi petunjuk penting. Bagian yang cepat aus menunjukkan adanya tekanan berlebih yang bisa berhubungan dengan gangguan postur atau cara berjalan.

Para ahli juga menyarankan pemeriksaan pola berjalan atau gait analysis untuk mengetahui penyebab nyeri secara lebih akurat. Dengan cara ini, dapat diketahui apakah masalah berasal dari struktur tubuh atau dari sepatu yang digunakan.

Pemilihan sepatu yang tepat perlu disesuaikan dengan bentuk dan kebutuhan kaki. Misalnya, kaki datar memerlukan sepatu dengan stabilitas lebih , sedangkan kaki dengan lengkungan tinggi membutuhkan bantalan tambahan.

Selain itu, membeli sepatu sebaiknya dilakukan secara langsung agar ukuran dan kenyamanannya dapat dirasakan. Waktu terbaik membeli sepatu adalah pada sore atau malam hari ketika kaki berada dalam kondisi paling besar.

Sepatu yang baik tidak hanya soal gaya, tetapi juga harus memberikan dukungan yang optimal. Penting juga untuk mengganti sepatu secara berkala agar fungsi penopangnya tetap terjaga dan tidak menimbulkan masalah baru pada tubuh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....