Uban diusia muda. Mengapa?
- 30 Apr 2026 14:18 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Kemunculan uban kerap dikaitkan dengan proses penuaan. Namun, tidak sedikit orang yang mulai menemukan rambut berwarna putih atau abu-abu di usia muda. Para ahli menyebutkan bahwa kondisi ini bukan semata-mata akibat bertambahnya usia, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari genetik hingga gaya hidup sehari-hari.
Dokter kulit asal New York, Marisa Garshick, menjelaskan bahwa warna rambut ditentukan oleh pigmen melanin yang diproduksi oleh sel melanosit di folikel rambut. Seiring waktu, produksi melanin akan melambat dan akhirnya berhenti. Ketika hal itu terjadi, rambut yang tumbuh kehilangan warna alaminya dan tampak putih atau abu-abu.
Meski demikian, faktor usia bukan satu-satunya penyebab. Ahli trichology dari Amerika Serikat, Jay Small, menegaskan bahwa penyebab paling umum uban di usia muda adalah faktor keturunan. Jika orang tua atau anggota keluarga memiliki riwayat uban dini, maka kemungkinan besar kondisi serupa juga akan dialami oleh generasi berikutnya.
Namun, genetik bukanlah satu-satunya faktor penentu. Gaya hidup juga memiliki peran signifikan dalam mempercepat munculnya uban. Stres berkepanjangan, misalnya, dapat memengaruhi fungsi sel dalam tubuh, termasuk melanosit yang berperan dalam produksi warna rambut. Kondisi ini membuat rambut kehilangan pigmen lebih cepat dari seharusnya.
Selain stres, pola makan yang kurang seimbang juga turut berkontribusi. Kekurangan vitamin dan mineral tertentu dapat mempercepat proses penuaan sel, termasuk sel penghasil melanin. Oleh karena itu, menjaga asupan nutrisi yang cukup menjadi langkah penting dalam memperlambat munculnya uban.
Secara umum, uban dikategorikan sebagai uban dini jika muncul sebelum usia 20 tahun pada orang kulit putih, sebelum 25 tahun pada orang Asia, dan sebelum 30 tahun pada orang kulit hitam. Meski begitu, kemunculan beberapa helai uban di akhir usia 20-an atau awal 30-an masih tergolong normal, terutama jika dipengaruhi faktor genetik.
Para ahli juga mengingatkan bahwa jika uban muncul secara tiba-tiba atau dalam jumlah yang signifikan, sebaiknya tidak diabaikan. Kondisi tersebut bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan tertentu yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga medis.
Pada akhirnya, uban di usia muda merupakan fenomena yang dipengaruhi banyak faktor. Meski tidak selalu dapat dicegah, menjaga pola hidup sehat, mengelola stres, serta memenuhi kebutuhan nutrisi dapat membantu memperlambat prosesnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....