Kesemutan di Tangan Bisa Jadi Tanda Awal Kerusakan Saraf

  • 29 Apr 2026 13:49 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Sensasi kesemutan atau “pins and needles” pada tangan sering kali dianggap sepele dan hanya akibat posisi tubuh yang tidak nyaman. Namun, para ahli saraf mengingatkan bahwa kondisi ini juga bisa menjadi tanda awal gangguan pada sistem saraf jika terjadi berulang atau berlangsung lama.

Mengacu pada laporan dari Hindustan Times, seorang ahli neurologi mengungkapkan bahwa ada beberapa tanda awal kerusakan saraf yang perlu diwaspadai, terutama jika muncul bersamaan dengan sensasi kesemutan pada tangan.

Salah satu tanda utama adalah mati rasa atau kebas yang tidak kunjung hilang. Jika sensasi ini muncul tanpa penyebab jelas dan berlangsung dalam waktu lama, kondisi tersebut dapat mengindikasikan adanya gangguan pada saraf. Kesemutan yang normal biasanya akan hilang setelah tekanan pada saraf berkurang, misalnya setelah mengubah posisi tubuh.

Selain itu, rasa kesemutan yang semakin sering muncul atau menyebar ke bagian tubuh lain juga patut diwaspadai. Kondisi ini bisa menjadi sinyal bahwa saraf mengalami tekanan, peradangan, atau bahkan kerusakan yang lebih serius.

Tanda lain yang sering muncul adalah kelemahan pada otot, terutama di area tangan. Penderita mungkin mulai kesulitan menggenggam benda, menulis, atau melakukan aktivitas sederhana. Gejala ini menunjukkan bahwa saraf tidak lagi bekerja optimal dalam mengirimkan sinyal ke otot.

Para ahli juga menjelaskan bahwa gangguan saraf biasanya tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan berkembang secara bertahap. Gejala awalnya bisa ringan, seperti sensasi seperti tertusuk atau terbakar, yang kemudian berkembang menjadi mati rasa atau bahkan nyeri.

Meski demikian, tidak semua kesemutan merupakan tanda penyakit serius. Dalam banyak kasus, kondisi ini disebabkan oleh tekanan sementara pada saraf, seperti duduk atau tidur dalam posisi tertentu. Biasanya, sensasi tersebut akan hilang dengan sendirinya setelah aliran darah dan fungsi saraf kembali normal.

Namun, jika kesemutan terjadi terus-menerus, semakin parah, atau disertai gejala lain seperti kelemahan, gangguan keseimbangan, atau kesulitan bergerak, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke tenaga medis. Penanganan sejak dini penting untuk mencegah kerusakan saraf yang lebih serius dan permanen.

Dengan mengenali tanda-tanda awal ini, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap perubahan kecil pada tubuh. Deteksi dini menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan saraf serta mencegah komplikasi jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....