Tak Disangka, Pola Diet Ini Bisa Tingkatkan Risiko Demensia
- 25 Apr 2026 09:07 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Pola makan sehari-hari ternyata memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan otak, termasuk risiko demensia di masa depan. Namun, masih banyak orang yang belum menyadari bahwa pilihan diet tertentu dapat berdampak negatif jika tidak dijalankan dengan tepat.
Dilansir dari laman EatingWell, sebuah studi terbaru mengungkap bahwa tidak semua pola diet populer memberikan manfaat optimal bagi fungsi kognitif. Bahkan, beberapa jenis diet justru berpotensi meningkatkan risiko gangguan memori jika tidak diimbangi dengan nutrisi yang seimbang.
Salah satu temuan penting menunjukkan bahwa diet yang terlalu membatasi asupan kalori atau kelompok makanan tertentu dapat berdampak pada kesehatan otak. Kekurangan nutrisi penting seperti vitamin, mineral, dan lemak sehat dapat mengganggu fungsi saraf dan mempercepat penurunan kognitif.
Selain itu, pola makan tinggi makanan olahan dan rendah serat juga dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia. Kandungan gula tambahan dan lemak tidak sehat dalam makanan tersebut dapat memicu peradangan yang berdampak pada kesehatan otak.
Para peneliti juga menyoroti pentingnya keseimbangan dalam mengatur pola makan. Diet yang terlalu ekstrem, meskipun populer, belum tentu cocok untuk semua orang dan bisa memberikan efek jangka panjang yang merugikan.
Sebaliknya, pola makan yang kaya akan sayur, buah, biji-bijian, serta sumber protein sehat terbukti lebih mendukung kesehatan otak. Nutrisi tersebut membantu menjaga fungsi kognitif dan mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif.
Dengan memahami dampak dari pola makan terhadap kesehatan otak, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam memilih diet. Pendekatan yang seimbang dan berkelanjutan menjadi kunci utama untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus fungsi kognitif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....