Atur Jam Makan Malam, Ini Kunci Tidur Lebih Berkualitas

  • 03 Apr 2026 11:30 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Waktu makan malam tidak hanya berdampak pada rasa kenyang, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas tidur dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Mengutip laman Verywell Health, tubuh manusia memiliki ritme sirkadian atau jam biologis yang mengatur berbagai fungsi, termasuk waktu makan, metabolisme, hingga pola tidur. Ketika waktu makan tidak selaras dengan ritme ini, fungsi tubuh bisa terganggu.

Pada malam hari, tubuh mulai memproduksi hormon melatonin yang memicu rasa kantuk. Pada fase ini, sistem metabolisme juga mengalami perubahan, termasuk penurunan kemampuan tubuh dalam mengelola gula darah.

Karena itu, makan terlalu larut dapat menyebabkan gangguan pencernaan sekaligus meningkatkan risiko lonjakan gula darah. Kondisi ini juga berpotensi mengganggu kualitas tidur karena tubuh masih bekerja mencerna makanan.

Para ahli menyarankan makan malam sebaiknya dilakukan beberapa jam sebelum tidur. Idealnya, jeda waktu antara makan dan tidur berkisar dua hingga empat jam agar tubuh memiliki waktu cukup untuk mencerna makanan dengan baik.

Selain waktu makan malam, pola makan harian yang teratur juga penting. Konsistensi jadwal makan dapat membantu tubuh menyesuaikan ritme biologis sehingga rasa lapar dan energi lebih terkontrol.

Pola yang dianjurkan antara lain sarapan dalam satu hingga dua jam setelah bangun tidur, diikuti makan siang beberapa jam kemudian, serta menghindari makan menjelang waktu tidur. Mengatur waktu makan secara tepat dinilai dapat membantu menjaga keseimbangan metabolisme, meningkatkan kualitas tidur, serta mendukung kesehatan jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....