Teknologi DSA Bantu Diagnosis Stroke Lebih Akurat
- 22 Mar 2026 11:54 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Perkembangan teknologi medis kini memberikan harapan baru dalam penanganan stroke. Salah satunya melalui pemeriksaan Digital Subtraction Angiography (DSA) yang mampu menampilkan kondisi pembuluh darah secara detail.
DSA digunakan untuk melihat adanya sumbatan atau kerusakan pada pembuluh darah di otak. Dengan metode ini, dokter dapat menentukan langkah penanganan yang lebih tepat dan terarah.
Pada Jumat, 20 Maret 2026, Dokter Spesialis Saraf, dr. Haris Murdianto, menjelaskan bahwa DSA memiliki fungsi penting untuk pemeriksaan pembuluh darah secara detail.
“DSA adalah pemeriksaan untuk melihat pembuluh darah secara detail hingga ke bagian kecil. Dari situ kita bisa mengetahui lokasi dan tingkat sumbatan,” ujarnya.
Melalui hasil pemeriksaan DSA, dokter dapat merencanakan terapi lanjutan yang sesuai dengan kondisi pasien. Hal ini membuat penanganan stroke menjadi lebih optimal dan terukur.
“Dari DSA kita bisa menilai persentase sumbatan, lalu menentukan tindakan yang akan dilakukan. Jadi terapi tidak hanya mengandalkan obat-obatan saja,” katanya.
| Baca juga: Bahaya Tersembunyi Curhat dengan Chatbot AI |
Prosedur DSA sendiri tergolong minimal invasif karena tidak memerlukan operasi besar. Tindakan dilakukan melalui pembuluh darah dengan luka kecil seperti suntikan.
“DSA tidak perlu pembedahan besar dan pasien tetap dalam kondisi sadar. Prosedurnya relatif aman dan tidak semenyeramkan yang dibayangkan,” ucapnya.
Dengan dukungan teknologi DSA, diagnosis dan penanganan stroke kini semakin berkembang. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan peluang pemulihan dan kualitas hidup pasien.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....