Testosteron Rendah dan Pola Makan Tinggi Gula Tingkatkan Risiko Penyakit

  • 16 Mar 2026 21:09 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Konsumsi makanan dan minuman tinggi gula diketahui dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa risiko tersebut dapat menjadi lebih besar pada pria yang memiliki kadar testosteron rendah.

Dilansir dari laman SciTechDaily, testosteron merupakan hormon penting yang berperan dalam mengatur metabolisme tubuh, komposisi lemak, serta kesehatan pembuluh darah. Ketika kadar hormon ini menurun, tubuh menjadi lebih rentan terhadap dampak negatif dari pola makan yang tinggi gula.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya gangguan metabolisme, seperti resistensi insulin, penumpukan lemak tubuh, hingga peningkatan risiko penyakit jantung. Dampaknya juga dapat semakin besar jika konsumsi gula tidak diimbangi dengan gaya hidup sehat.

Selain itu, asupan gula berlebih juga dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi gula dalam jumlah tinggi dapat berkontribusi terhadap penurunan kadar testosteron pada pria.

Kombinasi antara rendahnya testosteron dan pola makan tinggi gula dinilai dapat mempercepat munculnya berbagai masalah kesehatan. Kondisi ini juga berpotensi meningkatkan risiko obesitas serta diabetes tipe dua.

Para ahli menyarankan agar masyarakat lebih memperhatikan pola makan dengan membatasi konsumsi gula. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang serta menjaga aktivitas fisik secara teratur dinilai dapat membantu menjaga keseimbangan hormon dan kesehatan metabolisme.

Dengan menerapkan pola hidup sehat, risiko gangguan kesehatan yang berkaitan dengan hormon dan metabolisme dapat ditekan. Langkah ini juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....