Dinkes Kota Bogor Percepat Program Stop BABS di Wilayah Permukiman

  • 28 Feb 2026 00:16 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Dinas Kesehatan Kota Bogor terus mendorong percepatan program Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) sebagai bagian dari upaya peningkatan sanitasi dan derajat kesehatan masyarakat. Program ini dilakukan untuk mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih dan bebas dari praktik buang air besar di tempat terbuka.

Dilansir dari laman resmi dinkes.kotabogor.go.id, pada Jumat, 27 Februari 2026, Stop BABS merupakan bagian dari strategi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Program ini bertujuan mengubah perilaku masyarakat agar memiliki akses dan menggunakan jamban sehat demi mencegah penularan penyakit berbasis lingkungan.

Dinkes Kota Bogor menjelaskan bahwa praktik buang air besar sembarangan dapat mencemari sumber air dan meningkatkan risiko penyakit seperti diare, tifoid, hingga infeksi saluran pencernaan. Karena itu, percepatan deklarasi Open Defecation Free (ODF) menjadi salah satu prioritas di sejumlah kelurahan.

Upaya yang dilakukan antara lain melalui edukasi langsung kepada warga, pendampingan kader kesehatan, serta kolaborasi lintas sektor. Pemerintah juga mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun dan memanfaatkan fasilitas sanitasi yang layak di lingkungan masing-masing.

Selain pendekatan edukatif, Dinkes bersama puskesmas melakukan pemantauan dan verifikasi lapangan untuk memastikan perubahan perilaku berjalan konsisten. Pendekatan ini dinilai penting agar status ODF yang telah dicapai dapat dipertahankan secara berkelanjutan.

Dinas Kesehatan Kota Bogor mengimbau seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak lagi melakukan praktik BABS. Dengan komitmen bersama, diharapkan seluruh wilayah Kota Bogor dapat mencapai sanitasi yang aman dan sehat bagi seluruh warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....