Puasa Bikin Anemia? Ini Penjelasan Dokter RST

  • 23 Feb 2026 12:55 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Banyak masyarakat mengaitkan puasa dengan risiko anemia karena tubuh terasa lemas dan mudah mengantuk. Namun Dokter Umum RST, dr. Nafan Akhun menegaskan, puasa tidak menyebabkan anemia pada orang yang sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit tersebut.

Hal itu disampaikan dalam dialog bersama Pro 2 RRI Bogor. Ia menjelaskan, anemia adalah kondisi ketika kadar hemoglobin dalam darah rendah sehingga suplai oksigen ke seluruh tubuh berkurang dan menimbulkan rasa lemas.

Hemoglobin merupakan bagian dari sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen. Jika kadarnya menurun, tubuh bisa mengalami gejala seperti lesu, pucat, hingga mudah mengantuk.

Menurut dr. Nafan, penyebab anemia paling sering adalah kekurangan asupan zat besi. Selain itu, anemia juga dapat terjadi akibat gangguan produksi sel darah merah seperti anemia aplastik, atau karena kehilangan darah dalam jumlah banyak, termasuk pada perempuan dengan perdarahan menstruasi berlebih.

Terkait puasa, ia menegaskan bahwa pada individu sehat, kadar hemoglobin tidak terpengaruh selama kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi saat sahur dan berbuka. “Puasa tidak menyebabkan anemia,” ujarnya.

Bagi mereka yang sudah terdiagnosis anemia, termasuk penderita thalassemia yang rutin menjalani transfusi darah, tetap diperbolehkan berpuasa. Namun, asupan makanan harus lebih diperhatikan agar kebutuhan zat besi tercukupi.

Ia menganjurkan konsumsi makanan tinggi zat besi seperti daging merah sapi atau kambing, hati ayam, ikan tuna, sarden, tiram, serta sayuran hijau. Zat besi dari daging merah disebut lebih mudah diserap tubuh dibandingkan sumber nabati.

Selain itu, vitamin C dari buah seperti jeruk, tomat, dan stroberi juga penting karena membantu penyerapan zat besi. Sebaliknya, asupan kalsium tinggi sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan makanan kaya zat besi karena dapat menghambat penyerapannya.

Gejala anemia yang perlu diwaspadai antara lain lemas berkepanjangan dan pucat, terutama di bagian kelopak mata bawah. Namun rasa lemas saat puasa tidak selalu berarti anemia, karena bisa juga disebabkan kadar gula darah rendah atau hipoglikemia.

dr. Nafan mengingatkan agar masyarakat tidak salah paham. Selama kebutuhan gizi terpenuhi dan kondisi tubuh sehat, puasa tetap aman dijalankan tanpa meningkatkan risiko anemia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....