Pencegahan Gangguan Mental Anak Butuh Peran Semua Pihak

  • 06 Feb 2026 12:49 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Pencegahan gangguan kesehatan mental anak memerlukan keterlibatan berbagai pihak. Hal tersebut ditekankan oleh dr. Lahargo Kembaren, Sp.KJ dalam dialog Bogor Siang Ini – Indonesia Sehat. Ia menyebut keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara memiliki peran yang saling melengkapi.

Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak terburu-buru memberi nasihat. Sikap tersebut sering membuat anak menutup diri. Sebaliknya, kehadiran yang empatik dapat membantu anak merasa aman dan dihargai.

Di lingkungan sekolah, guru perlu dibekali kemampuan mengenali tanda distress psikologis. dr. Lahargo menilai pelatihan guru sangat penting agar mereka mampu memberikan pertolongan awal. Program P3LP atau pertolongan pertama pada luka psikologis menjadi salah satu langkah strategis.

Selain itu, budaya anti-bullying harus diterapkan secara nyata. Menurut dr. Lahargo, bullying merupakan faktor risiko utama gangguan mental anak. Upaya pencegahan tidak cukup hanya berupa slogan tanpa tindakan konkret.

Peran negara dan masyarakat juga tidak kalah penting. dr. Lahargo menekankan perlunya perluasan akses layanan kesehatan jiwa anak. Literasi kesehatan mental harus dijalankan secara menyeluruh sejak usia dini. Ia pun menutup dialog dengan pesan reflektif. Menurutnya, perhatian dan kepedulian dapat mencegah suara anak hanya terdengar ketika sudah terlambat.

“Semua pihak harus hadir bagi anak di setiap musim kehidupannya,” tutup dr. Lahargo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....