Padel Jadi Olahraga Efektif untuk Kesehatan Tubuh
- 04 Feb 2026 09:36 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor: Olahraga padel kian menarik perhatian sebagai cabang olahraga yang tidak hanya melatih fisik, tetapi juga mengasah kemampuan otak. Lapangan yang lebih kecil dan sistem permainan yang menjaga pola tetap hidup membuat padel menawarkan kombinasi unik antara aktivitas aerobik dan pengambilan keputusan cepat.
Secara teknis, padel dimainkan di lapangan tertutup yang memungkinkan bola tetap memantul setelah mengenai dinding pembatas. Inovasi aturan ini membuat durasi reli menjadi lebih panjang sehingga pemain terus bergerak dalam mode aerobik yang stabil.
Dikutip dari website www.nationalgeographic.com bahwa para peneliti kesehatan menyoroti bahwa padel mampu meningkatkan kebugaran tanpa memberikan beban fisik yang berlebihan pada sendi. Olahraga ini melibatkan koordinasi motorik kompleks yang mencakup aspek teknis, taktis, serta ketahanan metabolisme glukosa dan lemak.
Salah satu temuan menarik adalah peningkatan kadar protein BDNF dalam otak yang berfungsi menjaga kesehatan sel saraf manusia. Keterlibatan kognitif yang tinggi saat memantau lintasan bola secara konstan menjadi pemicu utama regenerasi mental tersebut.
Jika dibandingkan dengan tenis, padel lebih mengandalkan gerakan reaktif jarak pendek daripada lari cepat yang menguras banyak tenaga. Hal ini membuat intensitas permainan lebih mudah dikendalikan sehingga sangat ramah bagi para pemula yang baru berolahraga.
Padel berada di titik tengah antara olahraga squash yang sangat melelahkan dan pickleball yang intensitas fisiknya cenderung lebih rendah. Keunggulan ini membuat pemain dapat menikmati sesi olahraga yang lebih lama tanpa merasa kelelahan yang ekstrem di tengah laga.
Selain manfaat jantung, rutin bermain padel terbukti memperkuat cengkeraman tangan serta meningkatkan stabilitas pada bagian tulang belakang. Meski demikian, pemain tetap disarankan untuk melakukan pemanasan guna menghindari risiko cedera ringan pada area siku.
Meskipun fasilitas lapangan mulai menjamur di berbagai kota besar, biaya sewa yang cukup tinggi masih menjadi tantangan tersendiri. Namun, popularitasnya yang terus meroket diprediksi akan membuat olahraga ini semakin inklusif bagi berbagai lapisan masyarakat dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....