Fenomena Milenial Awet Muda Picu Perdebatan Global

  • 27 Jan 2026 11:47 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Dunia digital tengah ramai membahas sebuah fenomena visual yang memicu rasa penasaran publik: generasi milenial, mereka yang lahir antara 1981 hingga 1996, dinilai tampak lebih muda dari usia sebenarnya. Perbincangan ini merebak di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan Reddit, bahkan mendorong lonjakan pencarian Google hingga 1.140 persen.

Salah satu contoh yang kerap disebut adalah aktris Nicola Coughlan, bintang serial Bridgerton. Dalam perannya sebagai Penelope Featherington, Coughlan terlihat seperti remaja berusia belasan tahun, padahal saat itu ia telah berusia 37 tahun. Fenomena tersebut dinilai bukan sekadar kasus individual selebritas, melainkan gambaran perubahan persepsi usia yang dialami satu generasi secara kolektif.

Keheranan publik semakin menguat ketika perbandingan dilakukan dengan karakter televisi dari era sebelumnya. Mereka yang lahir pada 1993 kini berusia 32 tahun, sama dengan usia tokoh George Costanza pada musim pertama Seinfeld. Namun secara visual, milenial masa kini dinilai tampak jauh lebih muda dibandingkan standar estetika orang dewasa pada era 1990-an.

Menariknya, kondisi ini justru berbanding terbalik dengan sebagian Gen Z, generasi kelahiran 1997 hingga 2012. Sejumlah anggota Gen Z mengaku merasa mengalami penuaan dini atau tampak lebih dewasa dari usia biologis mereka, memunculkan kontras antargenerasi yang semakin tajam.

Dikutip dari nationalgeographic.grid.id Fenomena ini turut disorot oleh pemengaruh TikTok Jordan Howlett, 27 tahun. Dalam video yang viral, ia berkelakar bahwa orang kerap mengira ibunya adalah adiknya sendiri. Bahkan, aktor Dwayne “The Rock” Johnson pernah mengira Howlett adalah seorang ayah yang tengah menemani anaknya. “Dunia saat ini sedang menyaksikan milenial yang tampak sangat muda, sementara Gen Z justru terlihat lebih tua,” ujar Howlett, dikutip dari HuffPost.

Meski kerap dikaitkan dengan tekanan ekonomi dan gaya hidup modern, para ahli menilai ada faktor medis yang berperan besar. Dokter kulit dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center, Dr. Anthony Rossi, menyebut milenial sebagai generasi pertama yang secara masif menjadikan penggunaan tabir surya atau SPF sebagai bagian rutin perawatan kulit.

Menurut Rossi, kesadaran tersebut muncul setelah milenial melihat dampak kebiasaan generasi sebelumnya, seperti baby boomer dan Gen X, yang gemar berjemur menggunakan minyak bayi demi kulit kecokelatan. Perlindungan kulit sejak dini, dikombinasikan dengan perubahan standar estetika dan gaya hidup, dinilai berkontribusi signifikan terhadap kesan awet muda yang kini melekat pada generasi milenial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....