Dark Theme atau Light Theme, Mana yang Lebih Nyaman untuk Ngoding?
- 19 Agt 2026 22:47 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Dark theme cenderung nyaman untuk ngoding di ruangan dengan pencahayaan rendah.
- Light theme bisa lebih nyaman dan mudah dibaca di ruangan yang terang.
- Kenyamanan tidak hanya ditentukan oleh theme, tetapi juga brightness, kontras, dan kebiasaan pengguna.
RRI.CO.ID, Bogor – Bagi programmer, menghabiskan waktu berjam-jam di depan code editor merupakan hal yang biasa. Karena itu, tampilan editor menjadi salah satu hal yang cukup diperhatikan. Salah satu pilihan yang sering muncul adalah menggunakan dark theme atau light theme. Lantas, mana yang sebenarnya lebih nyaman untuk ngoding?
Dark theme menampilkan latar belakang berwarna gelap dengan teks dan kode menggunakan warna yang lebih terang. Tampilan ini cukup populer di kalangan programmer, terutama mereka yang terbiasa bekerja menggunakan Visual Studio Code, Sublime Text, hingga berbagai IDE lainnya. Selain terlihat lebih modern, dark theme juga dianggap nyaman ketika digunakan di ruangan dengan pencahayaan rendah.
Sementara itu, light theme menggunakan latar belakang terang dengan teks berwarna gelap. Tampilan seperti ini sebenarnya sudah lama digunakan dalam berbagai aplikasi dan dokumen digital. Bagi sebagian programmer, light theme justru membuat kode lebih mudah dibaca, khususnya ketika bekerja pada siang hari atau di ruangan yang terang.
Dilansir dari penelitian yang dipublikasikan melalui IEEE Access, penggunaan tema gelap pada kondisi pencahayaan tertentu dapat membantu mengurangi beban visual. Namun, kenyamanan tetap dipengaruhi oleh tingkat kontras, pencahayaan ruangan, dan kondisi pengguna saat melihat layar.
Penelitian lain yang diterbitkan pada 2025 juga menunjukkan bahwa baik tampilan terang maupun gelap tetap dapat menimbulkan kelelahan mata apabila layar digunakan dalam waktu lama. Artinya, mengganti theme saja belum tentu menjadi solusi untuk menghindari mata lelah.
Bagi programmer yang sering ngoding pada malam hari, dark theme bisa menjadi pilihan yang terasa lebih nyaman karena cahaya dari layar tidak terlalu menyilaukan. Sebaliknya, ketika bekerja di ruangan yang terang, light theme dapat memberikan tampilan teks yang lebih jelas bagi sebagian pengguna.
Selain memilih theme, pengaturan brightness juga tidak kalah penting. Layar yang terlalu terang di ruangan gelap atau terlalu redup di ruangan terang sama-sama dapat membuat mata cepat tidak nyaman. Ukuran font, jenis font, dan kombinasi warna syntax juga bisa disesuaikan dengan preferensi masing-masing programmer.
Pada akhirnya, tidak ada aturan bahwa programmer harus menggunakan dark theme atau light theme. Pilihan tersebut sangat bergantung pada kebiasaan, kondisi ruangan, waktu bekerja, dan kenyamanan mata masing-masing.
Jadi, daripada mengikuti tren, programmer sebaiknya memilih theme yang membuat kode mudah dibaca dan mata tetap nyaman. Kalau dark theme terasa lebih nyaman, gunakan saja. Begitu pula jika light theme justru membuat aktivitas ngoding terasa lebih jelas dan nyaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....