DPRD Kota Bogor Mediasi PKL Alun-Alun

  • 18 Feb 2026 21:18 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar audiensi bersama perwakilan Pedagang Kaki Lima (PKL) kawasan Alun-Alun Kota Bogor guna mencari solusi penataan. Pertemuan tersebut mempertemukan pedagang dengan unsur pemerintah daerah agar tercapai titik temu kebijakan.

Rapat mediasi itu turut menghadirkan Satpol PP Kota Bogor, Dinas KUKMDagin, serta Dinas Perhubungan. Dialog berlangsung dinamis dengan pembahasan utama terkait kepastian hukum dan penegakan aturan di kawasan Alun-Alun.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus, menegaskan pentingnya menyelaraskan kepentingan pedagang dengan regulasi daerah. Ia mengingatkan bahwa hak mencari nafkah harus berjalan beriringan dengan kewajiban menjaga ketertiban kota.

“Semangat harus kita samakan, sesama warga Kota Bogor harus saling berprasangka baik, teman-teman PKL memiliki hak, namun ada zona terlarang sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2021 yang wajib dihormati,” ujarnya dalam audiensi yang digelar Rabu, 18 Februari 2026. Ia menambahkan bahwa estetika dan fungsi ruang publik tetap harus dijaga bersama.

Pendamping hukum paguyuban pedagang, Ending, menyampaikan harapan agar ada kepastian hukum bagi sekitar 300 anggota, termasuk 230 yang telah memiliki kartu tanda anggota. “Kami ingin kepastian dan perlindungan agar dapat berdagang dengan tenang tanpa harus kucing-kucingan dengan petugas, karena tugas negara juga menghadirkan kesejahteraan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Bogor, Pupung, menegaskan pihaknya bertindak sesuai ketentuan Perda Nomor 1 Tahun 2011. “Untuk Alun-Alun kami tetap menjaga ketertiban sepanjang belum ada diskresi terkait perda ini, dan pengunjung akan diarahkan ke wilayah penampungan kuliner yang disiapkan,” tegasnya.

Di akhir pertemuan, Komisi II meminta kuasa hukum paguyuban segera menyurati Wali Kota Bogor sebagai bahan pertimbangan kebijakan transisi sebelum relokasi permanen dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD). DPRD berharap solusi yang dihasilkan mampu menjaga ketertiban kota sekaligus melindungi keberlangsungan ekonomi para pedagang.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita