Dewan : Efisiensi, Tutup Pasar di Bogor Sepi Pengunjung

  • 14 Feb 2025 13:33 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor : Program efisiensi harus berlangsung di Perumda Pasar Pakuan Jaya Pemerintah Kota Bogor. Hal itu menjadi seruan dari pimpinan DPRD Kota Bogor agar perumda tersebut mendapatkan hasil maksimal untuk pendapatan daerah.

Wakil ketua DPRD Kota Bogor Zainal Abidin mengungkapkan berdasarkan pertemuan dan berbagai laporan dari pedagang dan masyarakat ternyata banyak pasar di Kota Bogor yang ternyata sepi kurang peminat dalam berniaga.

Untuk itu harus ada upaya dari manajemen BUMD tersebut dalam menciptakan pasar yang ramai sehingga masyarakat melakukan transaksi jual beli berniaga di pasar-pasar Kota Bogor.

"Sebagai langkah efisiensi bisa saja manajemen perumda dan pemerintah kota Bogor menutup pasar yang tidak produktif atau kurang peminat dalam berjual beli," ungkapnya, Jumat (14/2/2025).

Menyikapi hal tersebut direktur utama perumda Pasar Pakuan Jaya Jenal Abidin menjelaskan upaya untuk meramaikan pasar sebagai pusat transaksi jual beli berlangsung dengan adanya digitalisasi dan pertumbuhan ekonomi kreatif.

"Upaya merangsang pedagang agar bisa mengikuti trend digitalisasi dan kreatif dalam melakukan transaksi jual beli menjadi cara agar pasar menjadi ramai. Berbagai agenda berlangsung dari sejumlah pasar untuk bisa menarik pembeli ataupun pedagang yang mau berniaga di pasar tradisional agar bisa menghidupkan perekonomian Kota Bogor," katanya.

Sejumlah langkah program tahun 2025 juga berlangsung dari perumda pasar pakuan Jaya sehingga ada upaya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pedagang pasar mengikuti perkembangan zaman. Manajemen juga memfasilitasi pasar dengan berbagai kebutuhan ekonomi kreatif untuk dapat menjaring pembeli dari mulai generasi muda hingga lanjut usia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....