Menag Resmikan Masjid Ibadurrahman di Tajurhalang Bogor
- 09 Mar 2025 21:40 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor : Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meresmikan Masjid Ibadurrahman di Jalan Raya Bomang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (8/3/25).
“Bismillahirrahmanirrahim. Saya dengan ini menyatakan peresmian Masjid Ibadurrahman. Semoga masjid ini menjadi tiang pancang langit, menjadi tolak bala, dan menjadi sumber berkah bagi lingkungan sekitarnya,” ucap Nasaruddin Umar melansir situs Kemenag, Minggu (9/3/25).
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita sebagai simbol resmi dibukanya Masjid Ibadurrahman untuk masyarakat.
Turut hadir, Direktur Urusan Agama Islam Kemenag, Arsyad Hidayat, serta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bogor, Syukri Ahmad Fanani.
Dalam sambutannya, Menag menyampaikan pentingnya membangun dan memakmurkan masjid. Ia menekankan bahwa masjid bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga sumber keberkahan bagi lingkungan sekitarnya.
“Bahagialah mereka yang tinggal di sekitar masjid ini, karena dekat dengan sumber keberkahan. Dalam hadis disebutkan bahwa orang-orang yang berkumpul di masjid untuk melantunkan kalimat suci akan tampak bercahaya bagi penghuni langit, sebagaimana bintang-bintang yang bersinar di angkasa,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa membangun masjid adalah investasi abadi.
“Tidak perlu mengumpulkan harta berlebihan, karena yang kita bawa mati hanyalah kain kafan. Sebelum wafat, berwakaflah, walaupun hanya satu lembar genteng, satu batu bata, atau satu tegel,” imbuhnya.
Sementara itu, Arsyad Abdullah, pewakaf Masjid Ibadurrahman, mengungkapkan bahwa pembangunan masjid ini berawal dari pengalaman pribadinya saat kesulitan menemukan tempat salat di kawasan tersebut.
Arsyad menerangkan, Masjid Ibadurrahman dibangun di atas tanah seluas 1.880 meter persegi, dengan bangunan dua lantai seluas 700 meter persegi. Pembangunannya berlangsung selama satu tahun.
“Saat ini, Yayasan Ibadurrahman telah memiliki Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam di Surabaya. Ke depan, kami ingin mengembangkan masjid ini menjadi pusat pendidikan yang mencetak calon imam masjid dan hafiz Al-Qur’an,” tutup Arsyad.