Membaca Fiksi Bisa Bantu Kita Lebih Memahami Orang Lain

  • 21 Agt 2026 23:04 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Membaca buku fiksi bukan hanya menjadi aktivitas untuk mengisi waktu luang. Kebiasaan membaca cerita juga dapat membantu seseorang memahami perasaan, sudut pandang, dan pengalaman orang lain.

Dilansir dari Psychology Today, membaca untuk kesenangan dapat membantu mengembangkan kemampuan sosial dan membuat seseorang merasa lebih terhubung dengan orang lain. Ketika mengikuti sebuah cerita, pembaca diajak memahami kehidupan dan berbagai persoalan yang dialami tokoh di dalamnya.

Melalui cerita fiksi, pembaca dapat mengenal karakter dengan kepribadian dan latar belakang yang berbeda. Hal ini membantu pembaca memahami alasan seseorang bertindak, termasuk motivasi, emosi, dan sudut pandang yang mungkin berbeda dari dirinya.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa anak-anak yang lebih banyak membaca fiksi cenderung memiliki tingkat empati dan perilaku prososial yang lebih tinggi. Pada orang dewasa, kebiasaan membaca fiksi juga dikaitkan dengan kemampuan berpikir yang lebih reflektif dan fleksibel.

Membaca fiksi juga dapat membantu seseorang melihat kehidupan dari perspektif yang berbeda. Pembaca seolah masuk ke dalam dunia dan pengalaman orang lain, sehingga dapat belajar memahami berbagai cara berpikir dan menghadapi persoalan.

Meski begitu, membaca buku tentu tidak dapat menggantikan interaksi sosial secara langsung. Namun, kebiasaan tersebut dapat membantu melatih kemampuan memahami orang lain dan melihat suatu masalah dari sudut pandang yang berbeda.

Bagi yang belum terbiasa membaca, tidak perlu langsung menyelesaikan satu buku dalam waktu singkat. Kebiasaan membaca bisa dimulai secara perlahan, misalnya sekitar 10 menit setiap hari dengan memilih bacaan yang memang menarik, seperti cerita pendek, novel, komik, atau genre fiksi lainnya.

Dengan menjadikan membaca sebagai kebiasaan yang menyenangkan, aktivitas ini bukan hanya memberikan hiburan, tetapi juga dapat membuka kesempatan untuk mengenal berbagai perspektif. Dari sebuah cerita, kita bisa belajar memahami kehidupan orang lain sekaligus menjadi lebih terhubung dengan sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....