Kala Fest 2026 Hadirkan Semangat Teater Pelajar

  • 27 Mei 2026 07:35 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Kala Fest 2026 merupakan lomba teater pelajar tingkat SMA/SMK sederajat se-Jawa Barat
  • Kala Fest juga membuka ruang diskusi antara pelajar, pelaku seni, dan akademisi
  • Amerta Art House berharap teater tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media pembelajaran yang membentuk karakter generasi muda

RRI.CO.ID, Bogor- Gelaran talkshow dalam program Obrolan Komunitas Pro 2 FM RRI Bogor pada Minggu, 24 Mei 2026, menghadirkan perwakilan dari Amerta Art House untuk membahas persiapan Kala Fest 2026. Dalam perbincangan tersebut, dua narasumber yakni Hadimas Acun dan Ncung Suryana mengupas konsep festival teater pelajar yang tahun ini mengusung pendekatan lebih edukatif dan berbasis sejarah.

Kala Fest 2026 merupakan lomba teater pelajar tingkat SMA/SMK sederajat se-Jawa Barat dengan durasi pertunjukan antara 20 hingga 30 menit. Mengangkat tema “Lakon Sang Wira”, festival ini diarahkan untuk membangun generasi muda yang kreatif, kritis, dan berbudaya melalui ekspresi seni yang berpijak pada nilai kesejarahan. Dalam talkshow tersebut, Hadimas Acun menegaskan bahwa “tema ini bukan sekadar pentas, tapi upaya menghidupkan kembali nilai kepemimpinan dan perjuangan lewat karya teater pelajar.”

Visi besar dari kegiatan ini adalah menciptakan generasi muda yang tidak hanya aktif berkarya, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat. Misinya diwujudkan melalui penyelenggaraan festival berbasis edukasi dan lokakarya, serta mendorong pelajar untuk menulis dan menampilkan karya orisinal bertema sejarah. Ncung Suryana menyampaikan, “kami ingin pelajar tidak hanya tampil, tapi juga belajar memahami sejarah sebagai inspirasi karya, bukan sekadar hafalan di kelas.”

Selain itu, Kala Fest juga membuka ruang diskusi antara pelajar, pelaku seni, dan akademisi. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pertunjukan yang sehat, kolaboratif, dan berkelanjutan. Dalam obrolan tersebut, Ncung menambahkan bahwa “festival ini juga jadi ruang silaturahmi antar insan teater muda, agar mereka saling belajar dan berkembang bersama.”

Dari sisi teknis, pendaftaran peserta telah dibuka sejak 12 Mei hingga 2 Juni 2026 tanpa dipungut biaya. Peserta diwajibkan mengirimkan video kurasi paling lambat 21 Juni 2026, dengan pengumuman finalis dijadwalkan pada 24 Juli 2026. Sepuluh penampil terbaik akan melaju ke babak final yang akan digelar pada 25–26 September 2026. Hadimas Acun menyebut, “proses kurasi ini penting untuk menjaga kualitas, tapi tetap memberi kesempatan luas bagi pelajar untuk ikut terlibat.”

Dalam ketentuan lomba, setiap kelompok maksimal terdiri dari 15 orang di luar pelatih, dengan satu perwakilan per sekolah. Naskah yang ditampilkan harus orisinal dan mengangkat tema kepemimpinan dengan referensi tokoh sejarah seperti Prabu Surawisesa, Raden Saleh, hingga Kapten Muslihat. Panitia juga menyediakan e-book sejarah Kota Bogor sebagai bahan rujukan. “Kami ingin pelajar menggali sejarah lokal sebagai sumber cerita yang kuat dan relevan,” ujar Ncung Suryana dalam sesi talkshow.

Melalui Kala Fest 2026, Amerta Art House berharap teater tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media pembelajaran yang membentuk karakter generasi muda. Festival ini menjadi bukti bahwa seni pertunjukan mampu menjembatani kreativitas dan nilai kebangsaan dalam satu panggung. Sebagaimana disampaikan Hadimas Acun, “teater adalah ruang ekspresi sekaligus refleksi dan dari situlah generasi muda bisa tumbuh menjadi lebih sadar akan identitas dan sejarahnya.”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....