Dolly Parton Sudah Menentukan Lagu untuk Pemakamannya, ternyata Favorit Sang Ayah

  • 27 Agt 2026 14:58 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Penyanyi country legendaris Dolly Parton meninggal dunia pada Selasa, 25 Agustus 2026, dalam usia 80 tahun. Kabar duka tersebut disampaikan keluarganya melalui keponakan Parton, Bryan Seaver. Dikutip dari Entertainment Weekly dalam laporan yang terbit Rabu, 26 Agustus 2026, Parton meninggal setelah mengalami sakit singkat. Kepergiannya menutup perjalanan lebih dari enam dekade di dunia musik dan hiburan.

Jauh sebelum wafat, Parton ternyata sudah pernah menentukan lagu yang ingin mengiringi pemakamannya. Mengutip Entertainment Weekly, pilihan Parton jatuh kepada lagu country-gospel berjudul “If We Never Meet Again.” Pernyataan tersebut merujuk pada wawancara Parton dengan Entertainment Weekly pada 2014, ketika ia menjelaskan secara langsung mengenai lagu yang ingin dinyanyikan dalam upacara pemakamannya.

Pilihan itu memiliki alasan yang sangat personal. Parton mengatakan lagu itu merupakan salah satu lagu favorit ayahnya, Robert Lee Parton. Lagu tersebut juga dinyanyikan ketika sang ayah dimakamkan pada 2000. Bagi Parton, pesan tentang kemungkinan bertemu kembali di kehidupan setelah kematian membuat lagu tersebut mempunyai arti khusus bagi keluarganya.

Menariknya, Parton tidak memilih salah satu lagu terkenalnya sendiri sebagai pilihan utama. Dikutip dari majalah People pada Rabu, 26 Agustus 2026, Parton sebelumnya memang pernah membicarakan lagu yang diharapkannya dimainkan saat pemakaman. Meski I Will Always Love You menjadi salah satu karya paling melekat dengan namanya, Parton justru memilih lagu gospel yang mempunyai ikatan emosional dengan sang ayah.

Menurut laporan majalah People, pemakaman Parton akan dilakukan melalui upacara keluarga secara privat. Keputusan tersebut sesuai dengan keinginan Parton agar momen terakhirnya berlangsung secara terbatas bersama orang-orang terdekat. Seaver, yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari keamanan keluarga, juga menyampaikan sejumlah keinginan pribadi Parton terkait perpisahan terakhirnya.

Salah satu permintaan Parton yang disampaikan kepada Seaver adalah agar dirinya kelak beristirahat di atas tempat tidur yang dibuat dari kapas lembut. Seaver juga dipercaya Parton untuk menyampaikan kabar kematiannya kepada publik. Setelah Parton meninggal, keluarga menyampaikan bahwa masyarakat yang ingin memberikan penghormatan dapat mendukung program literasi Dolly Parton's Imagination Library.

Di luar kisah mengenai pemakamannya, Parton meninggalkan jejak besar dalam sejarah musik country. Mengutip Billboard dalam laporan 18 Januari 2026, Parton tercatat mengoleksi 25 lagu nomor satu di tangga Billboard Hot Country Songs, sebuah pencapaian yang menggambarkan panjangnya pengaruhnya dalam genre tersebut. Billboard juga mencatat sejumlah lagu Parton yang menjadi bagian penting dari perjalanan musik country Amerika. Kini, warisan tersebut tetap hidup melalui karya musik, kegiatan sosial, dan program kemanusiaan yang ditinggalkannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....