Sahabat Raimas Polresta Bogor Kota Penjaga Kamtibmas
- 12 Jul 2025 11:28 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor : Menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kamtibmas merupakan tugas bersama seluruh lapisan masyarakat. Saat ini Bogor menjadi wilayah menjadi sorotan karena banyaknya aksi tawuran antar pelajar hingga gangster, kemudian tindak kriminal jalanan terjadi hampir setiap hari di semua wilayah.
Dampaknya keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi terganggu dalam beraktifitas, bahkan tak jarang aksi tawuran dari berbagai gerombolan itu menyebabkan luka berat hingga kematian. Salah satu upaya untuk melakukan penanganan tindakan meresahkan itu dengan adanya penggalangan masyarakat terutama generasi muda dalam ikut andil melakukan pencegahan. Dalam setiap kegiatan patroli kepolisian kelompok masyarakat yang masuk dalam Sahabat Raimas Polresta Bogor kota ikut terlibat dalam kegiatan itu.
Salah seorang Sahabat Raimas Polresta Bogor kota Fahri mengungkapkan sangat penting untuk ikut terlibat dalam kegiatan kepolisian membantu menjaga Kamtibmas.
"Dari dekat dengan ikut dalam patroli dan pengembangan kasus tawuran maka bisa melaporkan dengan cepat semua gangguan Kamtibmas. Semua laporan yang masuk langsung mendapat perhatian dan tindak lanjut dari aparat penegak hukum," jelas Fahri, Sabtu (12/7/2025).
Sementara itu salah seorang sahabat Raimas lainnya Dhafiza yang juga masih duduk di bangku SMA mengatakan bahwa saat ini edukasi kepada teman sebaya untuk menghindari tindakan pelanggaran Kamtibmas.
"Banyak generasi muda yang terlibat kenakalan remaja seperti tawuran, kriminalitas dan penyalahgunaan narkoba. Dengan edukasi dan teman berbicara bagi sebaya maka bisa dengan cepat menjadi penangkal dan penyaring agar bisa mencegah adanya korban jiwa atau tertangkap polisi atas kasus kriminal," katanya.
Sementara itu Kapolresta Bogor kota Kombespol Eko Prasetyo mengatakan, memang membentuk Sahabat Raimas sebagai upaya penanganan secara menyeluruh dari kasus kenakalan remaja yang sudah mengarah pada tindakan kriminalitas.
"Masyarakat juga bisa melaporkan setiap dugaan tindakan kriminalitas atau gangguan Kamtibmas agar bisa segera tertangani dengan aturan yang berlaku. Sahabat Raimas tidak hanya melakukan penanganan tapi juga pencegahan bahkan saling menasehati agar bisa memahami bagi generasi muda," tandasnya.
Dari sisi alim ulama juga mengapresiasi kinerja Sahabat Raimas Polresta Bogor kota yang sudah terbukti melakukan penanganan terhadap mereka yang kerap melakukan keonaran khusus dari kalangan muda.
Ketua MUI Kota Bogor KH Tubagus Muhyidin, memberikan pujian kepada Polresta Bogor kota yang sudah turun langsung mendidik dan membina generasi muda agar bisa menghindari tindakan melawan hukum.
"Saat ini bimbingan keagamaan juga harus berjalan seirama karena banyak dari pelaku keonaran kembali melakukan tindakan melawan hukum karena tidak adanya sentuhan lembut alim ulama. Dengan adanya nilai agama yang masuk dalam sanubari insan manusia khususnya generasi muda dan keluarga maka bisa efektif membentengi diri," jelasnya.
Sedangkan dari pemerintah kota Bogor juga siap berkolaborasi dan bersinergi dengan sahabat Raimas. Wakil walikota Bogor Jenal Mutaqqin menilai langkah terobosan pembentukan generasi muda ini sebagai wujud nyata Polresta Bogor kota menciptakan suasana kondusif.
"Langkah ini harus mendapat apresiasi dan dilanjutkan oleh pemerintah daerah sehingga semua unsur dapat terlibat. Jangan sampai Bogor menjadi daerah rawan gangguan Kamtibmas karena tidak adanya upaya merangkul dan mengatasi dari akar masalah pada generasi muda," ujarnya.
Selanjutnya program tersebut juga akan teradaptasi oleh pemerintah daerah karena banyak pekerjaan rumah yang membutuhkan sumbangsih nyata dari kaum muda. Dengan adanya kolaborasi dan sinergitas bersama maka kota Bogor bisa menjadi daerah percontohan aman dan damai dengan adanya sumbangsih semua kalangan.