Sertifikasi Halal Jadi Langkah UMKM Bogor Perluas Pasar
- 15 Sep 2026 22:55 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Pemerintah Kota Bogor memperkuat pemberdayaan UMKM melalui sertifikasi halal, pendampingan usaha, dan perluasan akses pemasaran.
- Pemkot Bogor juga memperkuat kolaborasi LaJu UMKM bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor melalui nota kesepahaman antara KPPN Bogor dan DKPP Kota Bogor yang ditandatangani pada 17 Januari 2025.
RRI.CO.ID, Bogor - Pemerintah Kota Bogor memperkuat pemberdayaan UMKM melalui sertifikasi halal, pendampingan usaha, dan perluasan akses pemasaran. Sebanyak 87 pelaku UMKM menerima sertifikat halal dalam kegiatan yang berlangsung di Aula KPPN Bogor, Jalan Juanda, Kota Bogor, Selasa, 15 September 2026.
Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi mengatakan sertifikasi halal menjadi salah satu upaya meningkatkan daya saing produk UMKM. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga juga membuka peluang bagi pelaku usaha mendapatkan pengetahuan, pembiayaan, pemasaran, serta pendampingan pengembangan usaha.
“UMKM merupakan bagian penting dari perekonomian dan kehidupan masyarakat Kota Bogor,” ujar Denny Mulyadi.
Denny menilai kontribusi UMKM tidak hanya diukur melalui nilai transaksi dan omzet, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan lapangan pekerjaan. Karena itu, pelaku usaha didorong terus memperbaiki kualitas produk, kemasan, pelayanan, dan strategi pemasaran.
| Baca juga: Inovasi dan Higienitas Kunci UMKM Raup Cuan |
Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam program penguatan UMKM, termasuk Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan, KPPN Bogor, Pusat Investasi Pemerintah, BPJPH, Yayasan Dharma Bhakti Astra Indonesia, dan Pemkot Bogor. Menurutnya, sinergi tersebut perlu dipertahankan agar program pemberdayaan dapat menjawab kebutuhan pelaku usaha.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Bazaar SAE PISAN dan LaJu UMKM sebagai wadah promosi produk bagi pelaku usaha, termasuk penyandang disabilitas dan kelompok rentan. Denny berharap fasilitas pemasaran tersebut dapat mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen sekaligus mendorong peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi.
“Ke depan, sinergi antarpihak harus terus diperkuat melalui berbagai gagasan kreatif dan program yang mampu menjawab kebutuhan UMKM,” kata Denny.
Pemkot Bogor juga memperkuat kolaborasi LaJu UMKM bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor melalui nota kesepahaman antara KPPN Bogor dan DKPP Kota Bogor yang ditandatangani pada 17 Januari 2025. Kolaborasi tersebut diharapkan mendorong UMKM Kota Bogor berkembang menjadi usaha yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....