DPRD Kota Bogor Siapkan Program KUR untuk Perkuat Pembiayaan UMKM

  • 25 Agt 2026 19:40 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pelatihan menjadi salah satu langkah DPRD Kota Bogor untuk meningkatkan kemampuan sekaligus daya saing usaha masyarakat.
  • DPRD Kota Bogor juga tengah merampungkan peraturan daerah mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan atau TJSL.

RRI.CO.ID, Bogor - Penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pelatihan menjadi salah satu langkah DPRD Kota Bogor untuk meningkatkan kemampuan sekaligus daya saing usaha masyarakat. Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pelatihan bertajuk UMKM Bertumbuh, Berinovasi dan Berdaya Saing di Kota Bogor.

Adityawarman mengatakan, DPRD Kota Bogor berkomitmen mendukung berbagai program pengembangan UMKM melalui kolaborasi dengan perangkat daerah yang membidangi sektor tersebut. Menurutnya, pelatihan dapat menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kesiapan dalam mengembangkan bisnis.

“DPRD Kota Bogor insyaallah selalu mendukung dan mensupport serta menyiapkan hal-hal yang diperlukan untuk pengembangan UMKM,” kata Adityawarman, Selasa, 25 Agustus 2026.

Ia menyebut DPRD bersama dinas terkait telah menjalankan sejumlah kegiatan pelatihan UMKM sepanjang 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Selain pelatihan, DPRD Kota Bogor tengah menyiapkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ditargetkan mulai dianggarkan pada 2027.

Program tersebut dirancang untuk membuka akses pembiayaan bagi pelaku UMKM agar dapat meningkatkan skala usaha, meski tahap awal diproyeksikan melalui proyek percontohan dengan jumlah penerima terbatas.

“Kita sedang mencoba pilot project, mungkin anggarannya belum banyak, tetapi mudah-mudahan bisa menjadi role model atau pilot project untuk tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Adityawarman berharap skema pembiayaan tersebut dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak pelaku UMKM memperoleh kesempatan melakukan eskalasi bisnis. DPRD Kota Bogor juga tengah merampungkan peraturan daerah mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan atau TJSL.

Adityawarman menyebut potensi dana TJSL perusahaan di Kota Bogor mencapai ratusan miliar rupiah dan berharap pemanfaatannya dapat memberikan dukungan lebih besar bagi sektor UMKM.

“Kami sedang merampungkan dan mengoordinasikan dengan berbagai stakeholder, mudah-mudahan dari bagian TJSL perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Bogor, banyak alokasinya untuk UMKM kita di Kota Bogor,” ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan pelaku UMKM diperlukan agar dukungan yang diberikan mampu menghasilkan manfaat ekonomi secara lebih luas.

Adityawarman turut mengingatkan pelaku UMKM agar memperkuat kemampuan pengelolaan usaha, terutama dalam literasi keuangan dan pengemasan produk. Ia berharap pengetahuan dari pelatihan dapat diterapkan secara langsung sehingga UMKM Kota Bogor mampu bertahan, berkembang, meningkatkan skala usaha, dan semakin berdaya saing.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....