DKUM Kota Depok Gulirkan Program UMKM Naik Kelas
- 26 Jan 2025 15:19 WIB
- Bogor
KBRN, Depok: Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM), menggulirkan program strategis untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas.
Kepala DKUM Kota Depok, Mohamad Thamrin mengatakan, UMKM merupakan salah satu pilar ekonomi Kota Depok yang berkontribusi besar terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB). DKUM Depok mengedepankan lima pilar utama dalam mendukung pengembangan UMKM, yakni pelatihan, pendampingan, fasilitasi perizinan, pemasaran, dan akses pembiayaan.
“UMKM menyumbang sekitar 60 persen terhadap PDRB Kota Depok. Mereka juga berperan penting dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di wilayah ini. Pelaku UMKM di Kota Depok tidak perlu khawatir. Kami menyediakan berbagai program untuk mendukung usaha mereka,” kata Mohamad Thamrin, Sabtu (25/1/2025).
“Bahkan, kami memberikan subsidi bunga hingga 90 persen untuk pembiayaan UMKM. Pelaku usaha hanya perlu membayar bunga sebesar 1 persen hingga 10 persen,” tambahnya.
DKUM Kota Depok juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 Miliar untuk subsidi pembiayaan bagi UMKM. Selain itu, tahun 2025, DKUM Kota Depok telah menyiapkan kuota untuk 1.000 sertifikat halal yang dapat diakses secara gratis oleh pelaku usaha.
Thamrin menjelaskan, pihaknya juga membuka klinik UMKM untuk memberikan layanan konsultasi secara gratis. Layanan ini mencakup desain kemasan, pemasaran digital, hingga pengurusan perizinan.
“Kami ingin memastikan pelaku usaha mendapatkan pendampingan yang maksimal. Semua perizinan dan kebutuhan UMKM kami fasilitasi secara gratis dengan pendanaan dari APBD Kota Depok. Tahun 2025, kami akan menetapkan minimal satu titik pemasaran di setiap kecamatan dan kelurahan. Ini untuk mempermudah UMKM memasarkan produk mereka,” jelas Thamrin.
DKUM juga berfokus pada pelatihan bagi wirausaha baru, termasuk anak muda dan warga berusia di atas 55 tahun. Tahun depan, DKUM menargetkan melatih 500 wirausahawan baru melalui program pelatihan kewirausahaan.
“Bagi warga yang belum memiliki usaha, kami siapkan pelatihan untuk mencetak wirausahawan baru. Program ini terbuka bagi semua usia. Kami ingin semua lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk sukses,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....