Sektor Ekonomi Sudah Mulai Terguncang akibat Konflik Amerika-Israel VS Iran

  • 04 Mar 2026 07:59 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Geopolitik Timur Tengah terus memanas dan memasuki fase konflik serius setelah Amerika, Israel dan Iran, saling melancarkan serangan ke masing-masing objek vital di kawasan Timur Tengah.

Ketegangan ini memicu beberapa komoditas penting startegis mengalami lonjakan, yang menyebabkan goncangan ekonomi secara global termasuk Indonesia. Salah satu faktor yang paling memicu guncangan ekonomi adalah naiknya harga minyak dunia.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira Adhinegara, juga mengakui saat ini ketegangan di timur tengah sudah mengguncang ekonomi dunia, khususnya kepada negara negara berkembang termasuk Indonesia.

“Kekhawatiran terhadap harga minyak mentah yang naik, akan menyebabkan tekanan pada inflasi, turunnya permintaan bagi para emiten dibursa saham,” kata Bima kepada RRI, Rabu, 4 Maret 2026.

Sementara itu akibat kondisi tersebut akan menyebabkan kenaikan suku bunga kredit, dikarenakan Cost of Finnancing bertambah. Hal itu menyebabkan debitiur akan menanggung biaya produksi dan biaya pinjaman yang akan meningkat lagi.

Jika konflik terus berlanjut dan harga komoditas terutama minyak semakin melonjak, volatilitas di bursa dunia berpotensi bertahan lebih lama. Investor pun akan terus mencermati arah konflik, dampaknya terhadap inflasi, serta kemungkinan respons bank sentral ke depan.

Rekomendasi Berita