Wisatawan Timur Tengah di Puncak Sepi Bisnis Transportasi Terdampak
- 09 Apr 2025 14:08 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor : Berkurangnya jumlah kunjungan tamu asing di kawasan wisata Puncak Bogor mulai di rasakan penyedia jasa transportasi. Terutama para sopir angkutan travel perorangan yang kerap panen orderan pada bulan Syawal dan bulan Haji. Kini kondisinya berbalik, wisatawan timur tengah di akomodir oleh sebuah perusahaan yang di anggap mematikan sebagian pemilik usaha di sana.
Mereka kini sepi orderan bahkan bebrapa dari sopir di berhentikan oleh pemilik armada. Semebtara perusahaan travel PT Indogate mengokupansi akomodasi seluruh akomadasi turis asal timur tengah tersebut.
"Jadi awalnya, PT Indogate menurunkan tarif transportasi promosi All In Rp.350 ribu dan ini di bawah standar lokal dan merusak ekosistim bisnis jasa transportasi pariwisata di Puncak Bogor," ujar anggota Ikatan Keluarga Puncak Bersatu (IKPB) Agus Suryana, Rabu (9/4/2025).
Promo jasa transportasi wisata tersebut sama artinya memonopoli pasar jasa transpprtasi wisata di wilayah Puncak Bogor. Karena dengan tarif serendah itu tidak akan mampu menutupi seluruh biaya oleh penyedia armada dan sopir secara mandiri.
Ada banyak paguyuban driver dan penyedia jasa transportasi yang beroperasi di kawasan Puncak Bogor dan Cianjur.
Saat ini Paguyuban tersebut menaungi 92 paguyuban sopir dan guide lokal yang aktif melayani wisatawan di kawasan Puncak hingga Cianjur.
"Sementara itu, sopir-guide lokal dibayar murah, harus standby penuh, dan menanggung biaya operasional sendiri, kami menolak keras praktik promosi harga yang tidak sehat yang dilakukan oleh PT Indogate," tambah Agus.
Sistem harga yang diterapkan PT Indogate menggunakan strategi menurunkan harga transportasi untuk menarik wisatawan, namun menduga menutupi dengan keuntungan tinggi dari sektor lain. Seperti sewa hotel dan vila dengan markup tinggi Tiket objek wisata Komisi restoran Jasa tambahan tanpa transparansi kepada pelaku usaha lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....