Membangun Karakter Anak Dimulai dari Lingkungan Keluarga
- 28 Agt 2026 13:12 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Pembentukan karakter anak perlu dimulai dari lingkungan keluarga melalui kebiasaan sederhana, termasuk mengajarkan anak memahami perilaku yang baik dan konsekuensi ketika melakukan kesalahan.
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah atau KPAID Kota Bogor, Dede Siti Amanah, mengatakan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan perilaku anak. Hal tersebut menjadi perhatian karena dari hasil asesmen terhadap kasus dengan anak sebagai terlapor, latar belakang keluarga banyak ditemukan sebagai salah satu faktor yang berkaitan dengan persoalan anak.
"Ketika kita sudah asesmen, latar belakang semuanya adalah keluarga. Di mana pun itu terjadinya, misalnya di jalan anak-anak terlapor, atau di sekolahan, atau di mana pun, ketika kita lakukan asesmen, mayoritas sebagian besar penyebab utamanya lagi-lagi kembali kepada keluarga," jelasnya dalam dialog Bogor Pagi Ini edisi Kamis, 27 Agustus 2026.
Menurut Dede, pembiasaan dapat dilakukan orang tua sejak anak masih kecil dengan memberikan pemahaman mengenai perilaku yang benar dan salah. Pemberian konsekuensi juga perlu disesuaikan dengan usia anak dan tidak dilakukan secara berlebihan.
Ia mencontohkan, ketika anak mengambil atau merebut mainan milik temannya, orang tua dapat mengajarkan anak untuk meminta maaf dan mengembalikan barang tersebut. Kebiasaan sederhana seperti itu dinilai dapat membantu anak memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi.
"Minimal ketika anak-anak mungkin usia balita ketika mereka merebut mainan temannya dan itu adalah salah. Berikan sanksi dengan meminta maaf lalu minta anak untuk mengembalikan," ujarnya.
Dede menilai pembentukan karakter tidak dapat dilakukan secara instan karena membutuhkan proses dan pembiasaan yang terus dilakukan. Karena itu, orang tua perlu hadir dalam mendampingi anak, memberikan contoh, serta membangun komunikasi yang baik di lingkungan keluarga.
Menurutnya, lingkungan yang aman bagi anak juga tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah maupun lembaga perlindungan anak. Keluarga sebagai lingkungan terdekat anak perlu menjadi tempat pertama untuk memberikan pendidikan karakter, perhatian, dan pendampingan.
Dede berharap keluarga dapat semakin aktif dalam membangun kebiasaan positif pada anak sejak dini. Dengan pembentukan karakter yang dilakukan secara konsisten, anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang mampu memahami batasan, bertanggung jawab, dan menghargai orang lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....