Indonesia Rumah Terbesar Diaspora Tionghoa Global

  • 16 Feb 2026 08:34 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor- Indonesia tercatat sebagai negara dengan populasi keturunan Tionghoa terbesar di dunia di luar China. Berdasarkan data yang ditampilkan dalam infografik GoodStats mengutip Statista (2024) dan BPS, jumlahnya mencapai sekitar 11,26 juta jiwa atau hampir 4 persen dari total populasi Indonesia yang kini berada di angka 284,43 juta. Angka ini menempatkan Indonesia di posisi teratas dibanding negara lain.

Dalam peta persebaran global, Thailand berada di posisi berikutnya dengan sekitar 7 juta jiwa, disusul Malaysia 6,88 juta dan Amerika Serikat 5,82 juta. Singapura juga memiliki komunitas Tionghoa yang signifikan dengan 3,09 juta jiwa. Sementara itu, Kanada, Australia, Prancis, dan Myanmar turut masuk dalam daftar negara dengan populasi diaspora Tionghoa besar, meski jumlahnya lebih kecil dibanding Indonesia.

Besarnya populasi tersebut tak lepas dari sejarah panjang migrasi warga Tionghoa ke Nusantara sejak berabad-abad lalu. Gelombang kedatangan terjadi melalui jalur perdagangan, terutama di wilayah pesisir seperti Sumatra, Kalimantan, hingga Jawa. Seiring waktu, komunitas ini tumbuh dan berbaur dengan masyarakat lokal, membentuk identitas budaya yang khas.

Kontribusi warga Tionghoa di Indonesia terlihat dalam berbagai sektor, mulai dari perdagangan, industri, pendidikan, hingga kebudayaan. Banyak kawasan pecinan di berbagai kota menjadi pusat aktivitas ekonomi sekaligus destinasi wisata sejarah. Keberadaan klenteng, tradisi kuliner, serta perayaan khas menjadi bagian tak terpisahkan dari wajah kota-kota di Indonesia.

Menjelang perayaan Imlek pada 17 Februari 2026, dinamika sosial dan ekonomi biasanya ikut meningkat. Tradisi berbagi angpao, berbelanja kebutuhan sembahyang, hingga kunjungan ke klenteng dan pusat perayaan mendorong perputaran ekonomi lokal. Momentum ini bukan hanya peristiwa religius, tetapi juga perayaan budaya yang melibatkan masyarakat luas.

Imlek di Indonesia juga mencerminkan akulturasi budaya yang kuat. Ragam kuliner khas seperti lontong cap go meh hingga pertunjukan barongsai menjadi simbol perpaduan tradisi Tionghoa dan Nusantara. Perayaan Cap Go Meh di sejumlah daerah bahkan menjadi agenda wisata tahunan yang dinanti banyak orang.

Dengan populasi yang besar dan sejarah yang panjang, diaspora Tionghoa di Indonesia menjadi bagian penting dalam mosaik kebhinekaan nasional. Data demografis ini bukan sekadar angka, melainkan gambaran tentang keberagaman yang hidup dan berkembang bersama dalam satu identitas kebangsaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....