Anak Sekolah Kini Bisa Cek Kesehatan Gratis, Ini Manfaatnya

  • 05 Jun 2026 11:50 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Pemeriksaan Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar dinilai menjadi salah satu upaya penting dalam memantau kondisi kesehatan anak secara menyeluruh. Melalui program ini, berbagai potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat demi mendukung terciptanya generasi sehat di masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan narasumber dari Pokja IV PKK Kota Bogor, Nyimas Dwi Nofiska dan Rani Nurmega, dalam dialog bertema Asta Cita - Indonesia Sehat di Pro 1 RRI Bogor pada Jumat, 5 Juni 2026. Mereka menyebut pemeriksaan kesehatan rutin penting dilakukan karena kondisi anak yang terlihat sehat belum tentu benar-benar terbebas dari gangguan kesehatan.

“Program Cek Kesehatan Gratis bagi anak sekolah ini menjadi langkah penting untuk mendeteksi secara dini berbagai masalah kesehatan sehingga dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi lebih serius,” ujar Fiska selaku Ketua Pokja IV PKK Kota Bogor.

Menurutnya, program CKG membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sehingga berbagai penyakit dapat diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi lebih serius.

Usia sekolah dinilai menjadi fase penting pemantauan kesehatan karena anak termasuk kelompok rentan terhadap pengaruh lingkungan dan pola hidup kurang sehat. Konsumsi jajanan tidak sehat, minuman tinggi gula, hingga penggunaan gawai berlebihan disebut menjadi faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan anak saat ini.

"Karena itulah kita berupaya bagaimana meminimalisir dampaknya lewat CKG ini," tukas Rani.

Dalam pemeriksaan tersebut, sejumlah aspek kesehatan diperiksa mulai dari tinggi dan berat badan, kesehatan mata, telinga, gigi, hingga kesehatan jiwa. Selain itu, anak-anak juga menjalani pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta skrining anemia khusus bagi remaja putri.

Pokja IV PKK Kota Bogor juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental anak usia sekolah. Faktor seperti perundungan atau bullying dapat memengaruhi kondisi psikologis anak apabila tidak terdeteksi sejak dini.

“Jangan sampai anak-anak di-bully, orang tua tidak tahu, lalu anak menjadi murung di rumah. Itu bisa mengganggu kesehatan jiwanya,” tutup Fiska.

Sejauh ini, gangguan kesehatan yang paling banyak ditemukan pada anak sekolah di antaranya gangguan pencernaan, masalah gigi, serta gangguan pernapasan. Kondisi tersebut umumnya dipengaruhi pola makan kurang sehat dan lingkungan sekitar anak.

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan melalui Puskesmas maupun layanan kesehatan yang datang langsung ke sekolah. Pemerintah menargetkan pemeriksaan kesehatan minimal satu kali setiap tahun bagi anak usia sekolah agar mereka terbiasa melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Selain pemeriksaan kesehatan, edukasi pola hidup bersih dan sehat juga terus digencarkan di sekolah. Anak-anak didorong rutin sarapan, mengonsumsi sayur dan buah, serta aktif bergerak demi menjaga kesehatan dan meningkatkan konsentrasi belajar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....