Baru Beroperasi, PT BSN Technologies Indonesia Butuh Ratusan Pekerja

  • 20 Okt 2022 17:38 WIB
  •  Semarang

KBRN, Kendal : Satu lagi pabrik di Kawasan Industri Kendal (KIK) mulai beroperasi, yaitu PT BSN Technologies Indonesia. Perusahaan internasional asal negara China ini bergerak dalam bidang pekerjaan manufaktur dan produksi pelabelan dan packing berbasis RFID. Pabrik yang berdiri di lahan 3,2 hektare ini menghasilkan produk untuk dikirim di dalam negeri maupun ekspor ke luar negeri di 16 negara, baik negara Asia, Amerika dan Eropa.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto saat acara peresmian pabrik ini pada Kamis 20 Oktober 2022 mengatakan, pabrik ini membutuhkan sekitar 800 pekerja, namun saat ini baru menyerap sekitar 100 pekerja. Harapannya, pabrik ini bisa berkolaborasi dengan Pemkab Kendal untuk menyerap tenaga kerja yang maksimal dari Kabupaten Kendal.

"Pemkab Kendal sudah bekerja sama dengan KIK dalam penyediaan tenaga kerja, dengan mengadakan pelatihan yang difasilitasi oleh Kementerian Perindustrian maupun Pemkab Kendal. Upaya ini untuk menjaga iklim investasi agar investor yang datang ke Kendal tidak bingung dalam mencari tenaga kerja, " jelasnya.

Dico mengatakan, berdirinya pabrik di Kendal diharapkan membawa dampak yang signifikan terhadap pembangunan di Kabupaten Kendal. Selain membuka lapangan pekerjaan, juga dapat memberikan support terhadap pengembangan UMKM di Kabupaten Kendal. Kerja sama kemitraan dengan UMKM Kendal yang bisa mendukung proses produksi, sehingga bisa mengungkit pemulihan ekonomi paska pandemi Covid-19.

"Berdirinya pabrik ini harapannya, iklim investasi di Kabupaten Kendal semakin baik dan semakin banyak lagi yang masuk ke Kendal. Memberikan multiplayer efek terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kendal, khususnya para pelaku UMKM dan lapangan pekerjaan," jelasnya.

Lebih lanjut Bupati Kendal mengatakan, pabrik di KIK hampir semua sudah menggandeng para pelaku UMKM, ada yang dari Kendal, Jawa Tengah dan Indonesia secara umum. Pasalnya, aturan dari Kementerian Investasi, khususnya bagi pelaku usaha yang mendapatkan insentif, berupa tax holiday maupun tax allowance diwajibkan untuk berkolaborasi dengan UMKM. "Kementerian Investasi berkoordinasi dengan Pemkab Kendal memberikan data yang dibutuhkan untuk para pelaku industri agar pelaku UMKM dari Kendal," ujarnya.

Sementara itu Direktur PT BSN Technologies Indonesia, Miao Renxiao dalam sambutannya yang diterjemahkan mengatakan, didirikannya pabrik ini di KIK untuk mengembangkan pangsa pasar di Indonesia. Harapannya bisnis ini bisa berkembang dengan pesat dan meraih kesuksesan. "Kami ucapkan terimakasih atas dukungannya dari rekan bisnis di berbagai negara, dan mendoakan supaya lancar berbisnis," ucapnya. (faiz)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....