Program Kampung Iklim Pertamina Tugu Utara Raih Kalpataru

  • 13 Agt 2026 04:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Pertamina Lubricants membina Program Kampung Iklim di Kelurahan Tugu Utara hingga berhasil meraih anugerah Kalpataru.
  • Warga setempat mengelola kegiatan lingkungan, ketahanan pangan, dan bengkel otomotif melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah.
  • Perusahaan berkomitmen menduplikasi model keberhasilan pengelolaan lingkungan hijau ini ke berbagai wilayah operasional lainnya.

RRI.CO.ID, Jakarta - Program Kampung Iklim binaan PT Pertamina Lubricants di Kelurahan Tugu Utara berhasil meraih anugerah Kalpataru. Keberhasilan program konservasi lingkungan warga ini ditinjau langsung oleh rekan media pada Selasa, 12 Agustus 2026.

Kader lingkungan binaan perusahaan terbukti sukses menggerakkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian alam perkotaan. Kawasan Program Kampung Iklim (Proklim) Cemara menjadi pusat lokasi peninjauan program pelestarian lingkungan hidup.

Manager Production Unit Jakarta PT Pertamina Lubricants Dody Arief Aditya menerangkan awal mula kerja sama tersebut. Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) ini mulai dikembangkan secara konsisten bersama warga sejak 2022.

"Jadi kenapa ini teman-teman kita ajak ke sana, karena ini memang salah satu program unggulan CSR kita atau TJSL Pertamina Lubricants yang mulai kita kembangkan di 2022. Nah alhamdulillahnya di 2023 ada prestasi individu dari salah satu penggeraknya, yaitu Pak Dani, yang nanti mungkin akan menceritakan lebih detail program-program di Kampung Cemara ini apa, di 2023 dia mendapatkan anugerah Kalpataru," kata Dody.

Dody menambahkan rincian capaian penghargaan lingkungan nasional serta inovasi terbaru yang dikembangkan warga setempat. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol sempat melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi tersebut pada 2025.

"Selain itu juga 2024 dia juga, program ini mendapatkan penghargaan Proklim tingkat utama. Pak Hanif Faisol 2025, Menteri Lingkungan Hidup juga sempat berkunjung ke sana. Kemudian di 2026 ini ada tambahan program baru yaitu laboratorium edukasi," ujarnya.

Ketua Kelompok Pengelola Gang Hijau Cemara Rukun Warga (RW) 01 Tugu Utara Dani Arwanto memaparkan kegiatan. Warga mengelola berbagai kegiatan lingkungan serta ketahanan pangan secara mandiri demi kemajuan wilayah perkotaan.

"Kegiatan yang kami lakukan yang ada di Gang Hijau Cemara ini, yang pertama program mengenai kebersihan, lingkungan, lalu dan program ketahanan pangan. Dan di samping kita ini, kita hadir di sini, kita di sini ada bengkel Gang Hijau Cemara, Bengkel Cemara, yang tentunya menjadi support dari Pertamina Lubricants yang dikelola oleh Karang Taruna warga RW 01 Kelurahan Tugu Utara," kata Dani.

Dani menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan lingkungan merupakan wujud kerja sama terpadu dengan segenap instansi pemerintah. Dukungan penuh pimpinan daerah terbukti mempermudah realisasi pengembangan fasilitas laboratorium edukasi lingkungan baru di wilayah.

"Dan tentunya, kami tidak sendirian, kami ada Pertamina, ada pengurus RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, bahkan Pak Wali Kota juga hadir di sini untuk memberikan support kepada kami di Gang Hijau Cemara ini," ucap Dani.

Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants Rika Gresia Wahyudi memaparkan komitmen perusahaan untuk menduplikasi keberhasilan pengelolaan. Pendampingan program secara konsisten sangat penting demi menjamin terciptanya kemandirian pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

"Sebenarnya ada, di setiap kita kan punya tiga production unit ya, pelumas, dan di lokasi lain yang di Gresik maupun Cilacap juga punya program yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di masyarakat sekitar," kata Rika.

Pencapaian berskala nasional program Kampung Cemara terbukti sukses menjadi contoh model percontohan bagi daerah lainnya. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkomitmen gencar mendorong program pemberdayaan masyarakat demi menekan emisi karbon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....