Pelanggan Disabilitas KAI Naik 200,41 Persen pada Semester I 2026
- 26 Jul 2026 22:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia melayani 2.953 pelanggan disabilitas pengguna tarif reduksi selama Semester I 2026.
- Jumlah penerima manfaat potongan harga tiket kereta api tersebut melonjak sebesar 200,41 persen dibandingkan tahun lalu.
- Penyandang disabilitas berhak mendapatkan diskon sebesar 20 persen untuk perjalanan seluruh kelas kereta api penumpang.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia mencatat 2.953 pelanggan disabilitas menggunakan tarif reduksi sepanjang Januari hingga Juni 2026. Angka tersebut mengalami lonjakan sebesar 200,41 persen jika dibandingkan dengan periode sama pada tahun 2025.
Capaian semester pertama ini telah melampaui total akumulasi pengguna tarif reduksi sepanjang satu tahun 2025. Perusahaan Badan Usaha Milik Negara tersebut melaporkan pertumbuhan itu dalam rilis resmi pada Minggu, 26 Juli 2026.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan manfaat besar program potongan harga tiket perjalanan tersebut. Kebijakan tarif reduksi disabilitas senilai 20 persen tersebut resmi berlaku sejak tanggal 17 September 2023.
“Sebanyak 2.953 pelanggan penyandang disabilitas telah memanfaatkan tarif reduksi pada Semester I 2026. Setiap angka mewakili seseorang yang sedang menuju suatu tempat dengan harapan dan alasan yang berarti. Mungkin ada orang tua yang menunggu anaknya pulang, keluarga yang menanti untuk kembali berkumpul, atau seseorang yang sedang berusaha meraih kesempatan bagi masa depannya,” ujar Anne.
Anne mengungkapkan bahwa penyandang keterbatasan fisik atau mental berhak memperoleh fasilitas pemotong biaya transportasi darat ini. Pemotongan harga tiket kereta api berlaku untuk seluruh kelas pelayanan tanpa terkecuali bagi para pelanggan khusus.
“Perjalanan yang inklusif dimulai ketika seseorang merasa diterima, dihargai, dan tidak dibiarkan menghadapi kesulitannya sendirian. Kami berharap tarif reduksi ini membantu lebih banyak pelanggan penyandang disabilitas menjalani perjalanan dengan rasa percaya diri, karena mereka memiliki hak yang sama untuk datang, pergi, bertemu, belajar, bekerja, dan merawat hubungan dengan keluarga,” kata Anne.
Ia menambahkan bahwa ketersediaan fasilitas ramah disabilitas sudah berada pada 56 stasiun penumpang kelas besar. Fasilitas penunjang tersebut meliputi toilet difabel, ubin pemandu, kursi roda, layanan kesehatan, hingga papan informasi digital.
“Kereta api membawa banyak cerita manusia. Kami ingin setiap pelanggan penyandang disabilitas merasa bahwa perjalanan mereka sama pentingnya. Mereka datang dengan tujuan, perjuangan, dan harapan yang patut dihormati,” ucap Anne.
Registrasi tarif reduksi wajib dilakukan calon penumpang di layanan pelanggan stasiun paling lambat H-2 jadwal keberangkatan. Pemohon harus membawa surat keterangan dokter rumah sakit beserta Kartu Tanda Penduduk asli untuk pendaftaran tersebut.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya mengajak masyarakat luas menyebarkan informasi tarif reduksi ini. Diskon khusus ini tidak berlaku pada kereta Priority, Imperial, Panoramic, Luxury Sleeper, maupun kereta wisata lainnya.
“Kami mengajak keluarga, pendamping, dan masyarakat untuk membantu menyampaikan informasi ini kepada penyandang disabilitas di lingkungan masing-masing. Informasi mengenai tarif reduksi mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi seseorang, informasi tersebut dapat menjadi awal perjalanan untuk kembali menemui keluarga, menjalani pengobatan, mencari penghidupan, atau mengejar cita-cita yang selama ini terasa jauh,” kata Wisnu Pramudya.
Proses pendaftaran fasilitas diskon dapat diwakilkan menggunakan surat keterangan medis, identitas asli, serta pas foto pelanggan. Layanan informasi resmi dapat diakses publik melalui saluran panggilan 121, e-mail, maupun nomor WhatsApp KAI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....