Penumpang Pagi Naik 12 Persen, LRT Jabodebek Keluarkan Panduan
- 11 Jul 2026 13:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pengelola Lintas Raya Terpadu Jabodebek mencatat kenaikan harian jumlah pengguna jasa transportasi sebesar 12 persen.
- Pihak manajemen membagikan enam tips praktis demi menjaga ketertiban serta kelancaran perjalanan kereta.
- Masyarakat menerapkan etika sederhana guna menciptakan suasana perjalanan yang lebih kondusif dan nyaman.
RRI.CO.ID, Jakarta - Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek mengeluarkan panduan perjalanan saat rata-rata penumpang jam sibuk pagi melonjak 12 persen. Tercatat sebanyak 18 stasiun melayani rata-rata 511 pelanggan setiap hari kerja pada waktu sibuk.
Jumlah harian penumpang tersebut tercatat lebih tinggi daripada capaian bulan sebelumnya sebanyak 456 orang. Kepadatan pengguna jasa transportasi ini biasanya berlangsung mulai pukul 06.00 sampai pukul 09.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).
Pihak pengelola menyosialisasikan aturan perjalanan tersebut kepada seluruh masyarakat pada hari Sabtu, 11 Juli 2026. Beberapa tips praktis tersebut diharapkan mampu mengurai kepadatan penumpang yang ada di area stasiun.
Pengguna diimbau mempersiapkan kartu pembayaran elektronik serta memastikan jumlah saldo sebelum melewati pintu masuk. Mereka juga dilarang membawa barang bawaan besar melebihi ukuran maksimal 100 kali 40 kali 30 sentimeter.
Tas ransel sebaiknya diletakkan pada bagian depan tubuh saat berada di dalam kereta yang padat. Masyarakat wajib mendahulukan orang turun serta tidak berdiri tepat di depan pintu atau eskalator.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika meminta pengguna datang lebih awal ke stasiun. Langkah terburu-buru saat beraktivitas di peron stasiun dapat membahayakan keselamatan diri sendiri serta orang lain.
"Hal-hal sederhana seperti menyiapkan kartu pembayaran serta memastikan saldo kartu sebelum memasuki gate, memberikan kesempatan kepada pengguna turun terlebih dahulu, hingga menempatkan barang bawaan dengan tepat dapat membantu mempercepat proses naik turun pengguna. Jika dilakukan bersama-sama, perjalanan akan terasa lebih nyaman dan tertib," ujarnya.
Radhitya juga menambahkan bahwa kedisiplinan setiap individu memiliki pengaruh besar bagi kenyamanan seluruh pengguna. Penerapan etika mendasar sangat diyakini mampu mewujudkan sistem bertransportasi umum yang jauh lebih kondusif.
"Transportasi publik merupakan ruang bersama. Ketika setiap pengguna saling menghargai dengan menerapkan etika sederhana selama perjalanan, suasana di dalam stasiun maupun kereta menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua," ujarnya.
Salah satu pelanggan setia bernama Diyah turut membagikan pandangannya mengenai kenyamanan layanan transportasi tersebut. Perencanaan perjalanan yang matang dari rumah terbukti mampu meningkatkan efisiensi waktu tempuh para penumpang.
"Saya pikir sejauh ini LRT Jabodebek masih aman dan nyaman, meski di jam sibuk jika dibandingkan moda transportasi lain. Yaa, kalau mau lebih nyaman lagi naik LRT Jabodebek, pahami dulu jarak rumah, jadwal kereta, dan durasi perjalanan kita ke tujuan. Insaallah akan lebih kondusif," kata Diyah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....