Mendag Lepas Ekspor Pinang Mahasiswa IPB Rp2,2 Miliar
- 13 Jun 2026 11:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mendag Budi Santoso melepas ekspor pinang senilai Rp2,2 miliar yang dilakukan PT Export Tani Nusantara, perusahaan mahasiswa IPB University.
- Keberhasilan ekspor ke Bangladesh dan Maladewa didukung fasilitasi promosi dagang serta business matching Kemendag sejak 2025.
- PT Export Tani Nusantara juga meraih peluang transaksi baru dan MoU senilai Rp33 miliar melalui pameran dagang di Shanghai, Tiongkok.
RRI.CO.ID, Bogor - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melepas ekspor produk pinang PT Export Tani Nusantara senilai Rp2,2 miliar. PT Export Tani Nusantara dikelola mahasiswa IPB University dan berhasil menembus pasar ekspor komoditas pertanian.
Budi mengatakan keberhasilan ekspor berawal dari fasilitasi promosi dagang dan business matching Kemendag sejak 2025. Fasilitasi tersebut mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli mancanegara.
“Kami melepas ekspor produk pinang ke Bangladesh dan Maladewa. Pembeli komoditas ini diperoleh melalui fasilitasi promosi dan business matching yang dilakukan Kemendag tahun lalu,” ujar Budi di Bogor, Jumat, 12 Juni 2026.
PT Export Tani Nusantara juga memperoleh transaksi ekspor baru saat mengikuti pameran dagang di Tiongkok. Perusahaan tersebut mendapatkan peluang pasar baru melalui kegiatan promosi yang difasilitasi Kemendag.
CEO PT Export Tani Nusantara, Al Fiqie, mengatakan dukungan Kemendag dan IPB University berperan penting dalam pengembangan usahanya. Dukungan tersebut membantu perusahaan memperluas akses pasar hingga mampu menembus pasar ekspor.
Salah satu dukungan yang diterima perusahaan adalah fasilitasi keikutsertaan dalam pameran dagang di Shanghai, Tiongkok, beberapa bulan lalu. Melalui pameran tersebut, PT Export Tani Nusantara berhasil memperoleh sejumlah calon pembeli potensial.
Perusahaan tersebut juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan nilai transaksi mencapai Rp33 miliar. Komoditas yang diminati meliputi biji kopi arabika, vanili, kakao, dan pinang.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kemendag dan IPB yang selalu memberikan dukungan bagi kami. Dukungan tersebut diberikan melalui pelatihan, pendampingan, serta akses pasar melalui kegiatan business matching,” kata Al Fiqie.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....