INDOFEST Perkuat Ekosistem Industri 'Outdoor' Nasional Berkelanjutan
- 05 Jun 2026 07:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia Outdoor Festival (Indofest) 2026 kembali digelar di Jakarta mulai 4 hingga 7 Juni 2026.
- Indofest menjadi ruang kolaborasi komunitas dan pelaku industri.
- Penyelenggaraan Indofest tahun ini menghadirkan sekitar 80 merek perlengkapan outdoor.
RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia Outdoor Festival (INDOFEST) 2026 kembali digelar di Jakarta mulai 4 hingga 7 Juni 2026. Pameran perlengkapan outdoor terbesar di Asia Tenggara tersebut memasuki usia kesepuluh.
Chief Executive Officer COS Event, Disyon Toba, mengatakan, perjalanan INDOFEST penuh tantangan. Salah satunya menyatukan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem outdoor.
Meski demikian, INDOFEST menjadi ruang kolaborasi komunitas dan pelaku industri. "Perjalanan 10 tahun INDOFEST tidaklah mudah, namun kami berupaya menyatukan visi pengembangan industri outdoor Indonesia," kata Disyon dalam pembukaan Indofest di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Kamis, 4 Juni 2026.
Menurut Disyon, dukungan berbagai pihak masih sangat dibutuhkan. Hal ini bertujuan agar sektor outdoor memberi kontribusi ekonomi lebih besar.
Ia menilai Indonesia memiliki potensi alam yang sangat besar. Potensi tersebut perlu dikelola secara berkualitas dan berkelanjutan.
"Indonesia memiliki potensi alam luar biasa. Tantangannya menciptakan nilai tambah yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Sebagai bagian perayaan satu dekade, Indofest menghadirkan mini museum. Fasilitas itu menampilkan perjalanan festival sejak 2016.
Indofest juga menggandeng komunitas Bersibersi Lemari dalam kampanye sosial. Pengunjung dapat menyumbangkan pakaian layak pakai kepada masyarakat membutuhkan.
Project Director Indofest 2026, Niken Saraswati Ratnaningtyas, melihat minat outdoor terus meningkat. Tren tersebut terutama terjadi di kalangan generasi muda.
"Generasi Z memiliki ketertarikan tinggi terhadap aktivitas outdoor. Fenomena serupa juga terlihat di Indonesia," kata Niken.
Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan, INDOFEST menjadi ruang interaksi sekaligus transaksi ekonomi bagi para pelaku industri dan pencinta alam. "Saya kira ini tidak hanya sebuah rutinitas, tetapi ini juga menjadi ajang interaksi antara pecinta alam, para petualang, dan juga industri untuk kemudian saling mengenal, terjadi transaksi ekonomi," kata Raja Juli dalam sambutannya.
Bahkan, lanjut dia, pertumbuhan tren kegiatan luar ruangan ini mengalami perkembangan yang baik secara global. Berdasarkan data dunia, aktivitas komersial dan rekreasi di alam terbuka tersebut saat ini sangat diminati oleh generasi muda.
Penyelenggaraan tahun ini menghadirkan sekitar 80 merek perlengkapan outdoor. Sebagian besar di antaranya merupakan produk lokal.
Panitia menargetkan 60 ribu pengunjung selama empat hari pameran. Nilai transaksi ditargetkan mencapai Rp60 miliar.
Target tersebut mencerminkan optimisme terhadap pertumbuhan industri outdoor nasional. Sektor ini dinilai terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....