Kementerian UMKM Gandeng Komunitas, Perkuat Mesin Ekonomi Rakyat di Daerah

  • 31 Mei 2026 13:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian UMKM menilai penguatan ekonomi rakyat tidak bisa hanya mengandalkan program pemerintah
  • sektor UMKM memiliki peran strategis sebagai penyerap tenaga kerja sekaligus penggerak ekonomi daerah

RRI.CO.ID, Jakarta — Kementerian UMKM menilai penguatan ekonomi rakyat tidak bisa hanya mengandalkan program pemerintah. Penguatan ekonomi rakyat juga dinilai membutuhkan peran aktif komunitas dan masyarakat dalam membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Menteri Bidang Hukum dan Kebijakan Publik Kementerian UMKM, Reghi Perdana. Ia mengatakan saat ini komunitas menjadi salah satu instrumen penting untuk mempercepat pemberdayaan pelaku UMKM.

“Kegiatan berbasis komunitas memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha. Kemudian juga memperluas jaringan, dan memperkuat daya saing,” ujar Reghi dalam keterangannya, Minggu, 31 Mei 2026.

Menurutnya, sektor UMKM memiliki peran strategis sebagai penyerap tenaga kerja sekaligus penggerak ekonomi daerah. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, hingga masyarakat dinilai menjadi kunci mempercepat pertumbuhan UMKM.

Reghi menegaskan, Kementerian UMKM terus mendorong model pemberdayaan yang inklusif dan partisipatif. Hal ini sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM.

Di sisi lain, pelaku usaha saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan pola konsumsi hingga transformasi digital. Kondisi tersebut menuntut UMKM untuk terus beradaptasi agar tetap kompetitif.

Senada, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni mendorong pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital. Hal ini bertujuan untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk.

“Manfaatkan perkembangan teknologi digital untuk mengembangkan usaha dan menjangkau konsumen yang lebih luas. Salah satunya melalui platform digital maupun media sosial,” kata Sumarni.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....