Layanan Kereta Petani Merak-Rangkasbitung Angkut 17.867 Penumpang
- 13 Mei 2026 01:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia (KAI) melayani 17.867 pelanggan Kereta Petani dan Pedagang selama periode Januari hingga Mei 2026.
- Layanan kereta api rute Merak-Rangkasbitung ini menggunakan tarif subsidi sebesar Rp3.000 untuk membantu distribusi logistik hasil bumi.
- Fasilitas kereta telah dimodifikasi khusus dengan pintu lebar dan kapasitas 73 tempat duduk guna mempermudah aktivitas para pedagang.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 17.867 penumpang diangkut pada layanan Kereta Petani dan Pedagang. Angka tersebut merupakan total jumlah pelanggan selama periode awal Januari hingga pertengahan Mei 2026.
Transportasi ini melayani rute lintas Merak menuju Rangkasbitung dengan tarif murah seharga Rp3.000 per perjalanan. Kebijakan harga tersebut merupakan skema Public Service Obligation (PSO) guna mendukung penuh aktivitas ekonomi warga lokal.
“Bagi petani dan pedagang kecil, selisih ongkos perjalanan sangat berarti. Saat biaya distribusi lebih ringan, mereka dapat membawa hasil panen lebih banyak, menjaga usaha tetap berjalan, dan mempertahankan penghasilan untuk keluarga,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
“Ketika distribusi pangan berjalan lancar, manfaatnya dirasakan banyak pihak. Petani terbantu membawa hasil kebun, pedagang lebih mudah menjaga pasokan dagangan, dan masyarakat mendapatkan bahan pangan yang lebih segar di pasar,” ucap Anne.
KAI mengoperasikan total 14 perjalanan setiap hari demi mempercepat distribusi hasil panen menuju pasar tradisional. Pengguna jasa wajib mendaftarkan kartu khusus pelanggan menggunakan identitas resmi pada loket stasiun di setiap wilayah.
Fasilitas gerbong juga telah mengalami modifikasi khusus sesuai dengan kebutuhan angkutan barang pedagang. Armada ini memiliki kursi menyamping serta pintu masuk lebih lebar untuk memudahkan proses bongkar muat.
Kapasitas setiap gerbong kereta ini mampu menampung 73 pelanggan serta menyediakan ruang simpan barang cukup luas. Layanan angkutan massal ini sudah mulai beroperasi sejak 1 Desember 2025 dengan jadwal perjalanan rutin.
“Di setiap perjalanan kereta ini ada hasil panen yang dirawat dengan kerja keras selama berbulan-bulan. Ada pedagang yang berangkat dini hari demi menjaga usahanya tetap hidup. Saat perjalanan menjadi lebih ringan dan distribusi semakin lancar, masyarakat dapat merasakan manfaat yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari,” kata Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....