KAI Berikan Jaminan Pendidikan bagi Anak Korban di Bekasi Timur

  • 01 Mei 2026 13:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan jaminan asuransi pendidikan kepada anak dari korban yang meninggal dunia.
  • Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mendatangi keluarga terdampak secara langsung untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi dengan baik.
  • Fasilitas posko informasi bantuan masih beroperasi di wilayah Bekasi Timur untuk memberikan layanan pemulihan trauma kepada keluarga.

RRI.CO.ID, Bekasi - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan jaminan pendidikan bagi anak korban di wilayah Bekasi Timur. Perusahaan transportasi nasional tersebut melaporkan pemberian dana santunan melalui rilis resmi pada Jumat, 1 Mei 2026.

Manajemen KAI mengutamakan pendampingan khusus guna memenuhi aspek keberlanjutan hidup seluruh keluarga korban terdampak insiden. KAI berupaya maksimal menyediakan solusi pasti serta mendengarkan secara terbuka seluruh aspirasi maupun kebutuhan keluarga.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin berkunjung ke rumah duka untuk memberikan bantuan dan turut berempati. Ia hadir guna menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga maupun ahli waris yang kehilangan anggota keluarga tercinta mereka.

“Dalam situasi yang berat ini, kami ingin keluarga tetap merasa didampingi. Untuk salah satu anak dari korban meninggal dunia, KAI memberikan jaminan pendidikan melalui program Asuransi Pendidikan agar dapat melanjutkan sekolah dengan baik,” ujar Bobby.

Bantuan khusus pada bidang pendidikan ini menjadi upaya serius dalam memberikan perlindungan sosial bagi masa depan anak korban. Manajemen memfokuskan perhatian kepada nasib pendidikan formal bagi putra atau putri yang masih berada dalam usia sekolah.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan fungsi keberadaan fasilitas pusat informasi penting yang berlokasi di Bekasi. Posko ini membantu para keluarga maupun pelanggan yang ingin menyelesaikan seluruh proses pemulihan fisik serta aspek psikologis.

“Kami memahami bahwa pemulihan mencakup kondisi fisik dan psikologis. Karena itu, KAI terus memfasilitasi pendampingan, termasuk layanan trauma healing, agar keluarga dan pelanggan dapat melalui masa ini dengan lebih tenang,” ujar Anne.

Segenap manajemen KAI menjamin proses pendampingan seluruh korban berjalan sesuai prosedur resmi perusahaan. Transportasi kereta api juga dipastikan tetap melayani semua kepentingan publik secara maksimal, aman, serta memberikan kenyamanan yang tinggi.

“Kami menyampaikan duka yang mendalam dan permohonan maaf kepada keluarga serta pelanggan yang terdampak. KAI akan terus mendampingi dalam setiap proses yang dijalani,” ujar Anne.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....