LRT Jabodebek Wajibkan MCU bagi Seluruh Pekerja Jaga Keamanan Layanan
- 21 Apr 2026 02:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- LRT Jabodebek mewajibkan setiap karyawan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh demi keselamatan layanan harian.
- Manager Public Relation menjelaskan bahwa kesiapan personel merupakan elemen mitigasi risiko transportasi publik.
- Para penumpang merasa tenang terhadap operasional kereta berkat kondisi kesehatan masinis yang terjamin.
RRI.CO.ID, Jakarta - LRT Jabodebek mewajibkan seluruh pekerja menjalani pemeriksaan kesehatan rutin demi menjaga standar keselamatan perjalanan secara optimal. Program ini melibatkan setiap petugas operasional untuk memastikan kesiapan fisik serta mental dalam melayani para penumpang.
Manajemen menyampaikan penjelasan mengenai kegiatan medis preventif tersebut kepada publik, Senin, 20 April 2026. Seluruh rangkaian tes bertujuan meminimalkan potensi risiko 'human error' selama proses operasional transportasi publik yang padat.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika memberikan keterangan tentang pentingnya pengecekan kesehatan personel. Langkah ini menjadi faktor paling krusial demi mendukung keandalan sistem transportasi modern yang terus dikembangkan.
“Dalam operasional transportasi publik, kesiapan SDM adalah salah satu faktor risiko paling kritis. Karena itu, seluruh petugas wajib dalam kondisi sehat secara fisik dan mental sebelum bertugas. Ini adalah bagian dari sistem keselamatan yang diterapkan secara disiplin,” ujarnya.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini meliputi aspek fisik yang lengkap mulai dari tes darah hingga kondisi kesehatan jantung. Perusahaan berkomitmen menjaga kualitas sumber daya manusia agar terus mampu bekerja prima dalam memberikan pelayanan publik terbaik.
Pemeriksaan mendetail seperti rontgen paru serta skrining kesehatan mental juga dilakukan secara ketat bagi seluruh karyawan operasional. Proses ini berlangsung di Jakarta guna mendukung percepatan evaluasi terhadap kondisi kesehatan seluruh pekerja lini depan transportasi.
Radhitya menyampaikan penegasan mengenai mitigasi risiko yang bersifat terukur untuk menghindari adanya potensi gangguan pada jadwal pelayanan. Perusahaan penyedia jasa transportasi ini ingin memberikan jaminan keselamatan tertinggi bagi masyarakat pengguna kereta ringan yang sangat modern.
“Dengan memastikan seluruh petugas dalam kondisi prima, KAI menjaga agar operasional LRT Jabodebek tetap aman, andal, dan konsisten dalam melayani masyarakat setiap hari,” ujarnya.
Keberhasilan program keselamatan ini mencakup pemantauan berkala terhadap perilaku kerja setiap petugas selama berada di stasiun. Penerapan kebijakan pemeriksaan medis tersebut mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat luas yang menggunakan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek.
Diah, seorang pengguna jasa, memberikan pandangan pribadi mengenai kualitas keamanan dan kenyamanan saat menumpangi transportasi ini. Masyarakat memberikan kepercayaan tinggi terhadap kesiapan SDM perusahaan dalam menjamin keselamatan warga selama melakukan mobilitas harian.
"Saya merasa nyaman, karena selain kondisi kereta tanpa awak yang modern, juga infonya masinisnnya selalu dalam kondisi kesehatan terbaik," kata Diah pengguna LRT Jabodebek kepada RRI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....