DARAM Canangkan Pembangunan Islamic Center Internasional dengan Konsep Terpadu

  • 17 Apr 2026 15:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • DARAM merencanakan pembangunan Islamic Center Internasional dengan konsep kawasan terpadu seluas 75 hektar
  • Kawasan mencakup pusat ibadah, bisnis komersial, wisata edukasi, dan perumahan berbasis nilai keislaman
  • Program pembangunan ditargetkan berjalan bertahap hingga mulai beroperasi dalam kurun waktu lima tahun

RRI.CO.ID, Bekasi - Salah seorang Ketua Da’i Rantau Minang (DARAM) Buya Chairat menyampaikan rencana pencanangan pembangunan Islamic Center DARAM Internasional (ICDI) dengan konsep kawasan terpadu. Ia menjelaskan kawasan tersebut dirancang berdiri di atas lahan seluas 75 hektar dengan pembagian fungsi yang jelas.

“Jadi kita buat ini adalah Islamic Center Daram Internasional ini dalam konsep sebuah konsep terpadu. Terpadu dalam arti Islamic Centernya sendiri, itu didukung oleh ada tempat wisata yang edukasi, untuk pendidikan, ada bisnis, ada perumahan,” ujarnya dalam Konferensi Pers persiapan acara Silaturahmi Akbar DARAM dalam rangka Peresmian kantor DPP Daram serta Pencanangan pendirian Islamic Centre DARAM Internasional di Kantor DPP DARAM, Bekasi, Jumat, 17 April 2026.

Buya Chairat merinci bahwa Islamic Center akan dibangun di atas lahan seluas lima hektar sebagai pusat kegiatan utama. Selain itu, akan tersedia kawasan bisnis komersial seluas sepuluh hektar yang mendukung operasional serta kegiatan organisasi DARAM.

Ia menambahkan kawasan tersebut juga akan dilengkapi wisata edukasi berbasis nilai-nilai keislaman untuk menjawab kebutuhan masyarakat saat ini. Selain itu, terdapat area perumahan seluas 35 hektar yang menjadi bagian dari konsep kawasan terpadu tersebut.

“Karena kita tahu sekarang adalah kebutuhan untuk wisata rekreasi itu adalah sangat tinggi. Jadi itu kita ingin juga membuat wisata yang diwarnai oleh nilai-nilai keislaman,” katanya.

Buya Chairat menjelaskan konsep terpadu dipilih karena pembangunan Islamic Center tidak cukup hanya menghadirkan masjid sebagai pusat ibadah. Kawasan tersebut harus didukung fasilitas pendidikan, bisnis, dan layanan lainnya agar dapat berfungsi optimal dan berkelanjutan.

Ia mengungkapkan terdapat sejumlah tantangan dalam mewujudkan proyek tersebut, mulai dari pembangunan hingga pengelolaan kawasan. Tantangan lainnya mencakup bagaimana memastikan Islamic Center dapat hidup, makmur, dan penuh dengan berbagai kegiatan.

“Kita bukan hanya sampai tahap membangun.Tapi bagaimana Islamic Center itu sendiri adalah berfungsi dengan baik atau makmur, penuh kegiatan,” ucapnya.

Buya Chairat juga menjelaskan pelaksanaan program dilakukan secara bertahap mulai dari sosialisasi hingga pembangunan kawasan secara menyeluruh. Ia berharap tahapan tersebut berjalan lancar sehingga sebagian kawasan sudah dapat beroperasi secara bertahap pada tahun kelima.

Sementara itu, Ketua Umum Dai’i Rantau Minau (DARAM) Buya Elfa Mukhlis menyampaikan rangkaian kegiatan organisasi yang akan dilaksanakan pada 18 April 2026. Kegiatan tersebut meliputi silaturahmi akbar DARAM atau halal bihalal.

Selain itu, Elfa menjelaskan agenda peresmian kantor DPP DARAM serta peluncuran kartu anggota atau KTA DARAM. Ia juga menyebutkan pencanangan Islamic Center DARAM internasional sebagai salah satu program strategis yang akan segera diinformasikan kepada masyarakat luas.

Elfa menuturkan tujuan utama kegiatan tersebut adalah menginformasikan berbagai persoalan, termasuk teknis pelaksanaan program yang akan dijalankan. Ia berharap banyak pihak tertarik dan bersedia mendukung agar target pembangunan Islamic Center DARAM internasional dapat terwujud dalam lima tahun.

“Pencanangan Islamic Center Daram Internasional, tujuannya adalah untuk menginfokan ke orang banyak tentang problem (kendala) kita gimana caranya, teknisnya. Segala macamnya, besok kita infokan, semoga dan harapan banyak tertarik, banyak yang mau, sehingga segera terwujud,” katanya Buya Elfa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....