Tarif Kereta Tanah Abang Menuju Merak Rp11.000 Guna Dorong Ekonomi
- 12 Apr 2026 22:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia (KAI) menetapkan biaya terjangkau perjalanan kereta rute Tanah Abang hingga Merak sebesar Rp11.000.
- Jumlah pelanggan pada rute KRL Rangkasbitung mencapai angka tertinggi sebanyak 77.552.716 orang sepanjang tahun 2025.
- Program pengembangan sarana transportasi tersebut mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui ketersediaan layanan kereta khusus petani.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat tarif perjalanan dari Stasiun Tanah Abang menuju Merak seharga Rp11.000. Kebijakan biaya terjangkau ini berlaku pada rute Commuter Line serta Kereta Api Lokal lintas Rangkasbitung-Merak.
Jumlah pelanggan pada jalur strategis tersebut melonjak tajam hingga mencapai 77.552.716 orang pada 2025. Perusahaan penyedia jasa transportasi umum tersebut secara resmi merilis data pertumbuhan penumpang tersebut pada Minggu, 12 April 2026.
“Elektrifikasi lintas Tanah Abang–Rangkasbitung saat ini telah mencapai 72,769 km track dengan jalur ganda. Pengembangan ini berjalan bersama DJKA Kementerian Perhubungan, termasuk peningkatan prasarana dan kecepatan perjalanan KRL,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.
Anne menyebutkan kolaborasi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menjadi faktor pendukung utama kemajuan infrastruktur tersebut. Peningkatan sarana prasarana perkeretaapian itu kemudian membuat kapasitas angkut rangkaian kereta menjadi semakin lebih besar.
Pihak pengelola kini sanggup mengoperasikan 12 kereta dalam satu rangkaian demi kenyamanan mobilitas para pelanggan. Hal itu membantu mengurangi durasi tunggu perjalanan sekaligus memberikan efisiensi tinggi bagi masyarakat pengguna moda transportasi.
Layanan Kereta Api Lokal lintas Rangkasbitung menuju Merak juga mengalami kenaikan signifikan dalam kurun tiga tahun. Volume pengguna layanan tersebut mencapai total sebanyak 4.463.498 orang terhitung pada periode satu tahun sepanjang 2025.
“Pergerakan masyarakat di lintas ini terus tumbuh dan saling terhubung. Pengembangan ke depan diharapkan membuka akses yang lebih luas, mendorong tumbuhnya kawasan hunian yang lebih terintegrasi, memperkuat aktivitas industri dan distribusi, serta mendukung konektivitas pariwisata hingga ke kawasan pesisir dan lintas pulau,” katanya.
Konektivitas transportasi masif tersebut turut menyasar segmen pengguna tertentu seperti para petani serta para pedagang kecil. Layanan angkutan kereta api khusus kelompok tersebut sudah tercatat melayani sekitar sebelas ribu orang pada awal 2026.
Tarif Commuter Line tujuan Rangkasbitung adalah Rp8.000 sedangkan perjalanan lanjutan ke Merak memakan biaya Rp3.000 saja. Para penumpang dapat melanjutkan penyeberangan menuju Pulau Sumatra melalui Pelabuhan Merak dengan biaya tiket yang murah.
Harga tiket kapal reguler ditetapkan Rp23.000 sedangkan untuk kapal ekspres dijual pada angka sekitar 85.000 rupiah. Masyarakat akan mendapatkan akses pariwisata hingga ragam kuliner khas setelah sampai pada Pelabuhan Bakauheni wilayah Lampung.
“Kereta api menjadi bagian dari perjalanan masyarakat yang terus bergerak, dari kawasan perkotaan hingga terhubung ke wilayah lain. Harapannya, konektivitas ini dapat terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan kemudahan dalam bepergian,” ujar Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary PT KAI Wisnu Pramudya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....