KAI Perkuat Jalur Elektrifikasi Rangkasbitung, Bogor, Cikarang
- 09 Apr 2026 01:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia memperkuat sistem elektrifikasi jalur di wilayah penyangga untuk menampung lonjakan jumlah penumpang.
- Penggunaan layanan transportasi publik pada lintas Bogor dan Rangkasbitung mengalami tren peningkatan volume penumpang secara signifikan.
- Perluasan infrastruktur jaringan listrik perkeretaapian bertujuan meningkatkan kapasitas angkut serta memberikan dampak efisiensi emisi karbon lingkungan.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperkuat layanan transportasi publik melalui pengembangan elektrifikasi jalur di kawasan penyangga ibu kota. Presiden Prabowo Subianto mendukung penuh sistem perkeretaapian nasional saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru Jakarta, Selasa, 4 November 2025.
Langkah strategis tersebut bertujuan guna menghadirkan layanan angkutan massal yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Pertumbuhan jumlah pengguna jasa pada lintas Bogor terus menunjukkan peningkatan volume yang cukup signifikan selama tahun 2025.
Pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Bogor tercatat sebanyak 155.009.997 orang sepanjang masa operasional periode tahun 2025. Volume penumpang harian di lintas Cikarang juga mengalami tren kenaikan stabil hingga mencapai angka 85.936.774 pada 2025.
Sementara itu jumlah pelanggan rute Rangkasbitung mencapai 77.552.716 orang terhitung sampai dengan Desember 2025. Layanan kereta api lokal antara Rangkasbitung dan Merak turut memberikan kontribusi sebesar 4.463.498 total pengguna jasa tersebut.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebutkan pola mobilitas penduduk kini memang sudah semakin meluas. Ia menilai lonjakan data itu menggambarkan adanya kebutuhan transportasi massal yang andal di wilayah industri serta penyangga.
“Pergerakan masyarakat semakin meluas. Angka-angka ini menunjukkan kebutuhan layanan yang terus berkembang mengikuti aktivitas di berbagai wilayah,” ujar Anne dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 8 April 2026.
KAI melakukan kolaborasi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) guna meningkatkan prasarana elektrifikasi pada setiap jalur padat penumpang. Optimalisasi layanan tersebut mencakup penambahan frekuensi perjalanan serta penggunaan rangkaian kereta dengan kapasitas daya angkut lebih besar.
Elektrifikasi tiga lintas utama perkeretaapian ini telah berhasil memberikan efisiensi emisi karbon sekitar 8,22-8,64 juta ton. Pencapaian lingkungan tersebut menjadi dampak positif dari masifnya penggunaan sistem transportasi bertenaga listrik bagi setiap masyarakat urban.
Pengembangan jaringan kabel listrik aliran atas rencananya akan terus diperluas hingga menjangkau wilayah Sukabumi dan arah Merak. Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya berkomitmen memberikan kemudahan perjalanan serta kenyamanan bagi seluruh pelanggan setia.
“Pengembangan ini kami lanjutkan secara bertahap agar layanan bisa terus mengikuti kebutuhan masyarakat. Harapannya, perjalanan menjadi lebih mudah dijangkau, semakin nyaman, dan turut mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah,” kata Wisnu Pramudya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....