Stasiun Juanda Kendalikan Operasi, Tanah Abang segera Terintegrasi
- 07 Jan 2026 17:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Stasiun Juanda di Jakarta Pusat memegang peran vital sebagai pusat kendali operasional seluruh perjalanan kereta komuter. Gedung ini tidak sekadar menaikturunkan penumpang, melainkan markas utama pengaturan ribuan pergerakan armada setiap harinya.
Pengendalian sistem transportasi massal ini dilakukan dari ruang khusus berteknologi canggih bernama Command Center Room (CCR). Seluruh aktivitas stasiun hingga media sosial dipantau ketat demi memastikan kelancaran serta kenyamanan pengguna jasa.
"Di Stasiun Juanda ini sebenarnya adalah kantor pusatnya KCI. Jadi di sini kita mengendalikan seluruh operasional kereta komuter yang ada di Jabodetabek ini, dari sini," ujar Direktur Utama KCI Muhammad Purnomosidi saat menjelaskan kepada RRI dalam Program Pro3 Siniar yang berlangsung di Kantor Pusat PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) di Stasiun Juanda, Rabu (7/1/2026).
Selain optimalisasi fungsi kendali, pengembangan infrastruktur fisik juga terus dikebut pemerintah pada beberapa stasiun strategis lainnya. Proyek revitalisasi Stasiun Tanah Abang menjadi fokus utama guna menciptakan pusat transit modern berkapasitas sangat besar.
"Beberapa pembaharuan yang dilakukan, itu kalau kita lihat lihat Tanah Abang. Yang terbaru, Tanah Abang Ultimate itu dibangun dalam rangka meningkatkan kenyamanan para pengguna," kata Purnomosidi.
Pembangunan kawasan transit terpadu ini belum sepenuhnya rampung karena masih menyisakan tahap pengerjaan fisik bangunan selanjutnya. Stasiun tersebut diproyeksikan bakal terhubung langsung dengan moda raya terpadu serta layanan lintas rel terpadu.
"Stasiun Tanah Abang notabene-nya sedang dibangun lebih besar ya, kapasitasnya juga lebih besar dari sebelumnya. Ke depannya akan menjadi satu stasiun terintegrasi, diharapkan menjadi stasiun integrasi semua moda transportasi," kata Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan dalam kesempatan yang sama.
Konsep pembangunan berorientasi transit (TOD) akan diterapkan untuk memudahkan mobilitas masyarakat kota. Penambahan fasilitas penyeberangan orang ke arah sungai juga masuk dalam rencana besar perluasan akses stasiun ini.
Pihak manajemen berharap integrasi antarmoda secara fisik maupun jadwal perjalanan dapat terwujud sempurna pada tahun ini. Kemudahan akses informasi jadwal antar operator transportasi umum menjadi prioritas peningkatan layanan bagi para pelanggan setia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....