Dirut KAI Dampingi Menteri Maruarar Tinjau Bantaran Rel Jakarta
- 05 Apr 2026 22:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Maruarar Sirait merencanakan pembangunan rumah susun bagi masyarakat rendah pada lahan milik negara Jakarta.
- Danantara bersama kementerian mempercepat realisasi program perumahan nasional guna memberikan manfaat luas bagi rakyat.
- Kereta Api Indonesia segera mengidentifikasi potensi 131.000 unit hunian pada wilayah simpul transportasi utama Jabodetabek.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melakukan peninjauan kawasan lahan KAI di sejumlah titik di Jakarta. Ia melakukan inspeksi bersama jajaran pimpinan KAI guna menata ulang kawasan permukiman padat penduduk di Jakarta.
Direktur Utama Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin mendampingi peninjauan dari Tanah Abang hingga Kampung Bandan. Kunjungan lapangan pada Minggu, 5 April 2025 merupakan instruksi percepatan program dari Presiden Prabowo Subianto.
“Kami bekerja cepat untuk kepentingan rakyat, dan hari ini sudah ada langkah konkret melalui rencana pembangunan rumah susun di lahan negara. Ini merupakan hasil sinergi pemerintah, BUMN, dan swasta untuk menghadirkan hunian yang lebih layak dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Maruarar Sirait.
Rombongan memeriksa titik potensial melalui lintas kereta api Tanah Abang menuju wilayah Kampung Bandan. Proses inventarisasi awal bertujuan menyiapkan pembangunan hunian bertingkat khusus bagi masyarakat berpenghasilan cukup rendah lokal.
“Program ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat. Melalui sinergi antara Kementerian dan BUMN, kami optimistis penyediaan perumahan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia,” ujar Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dony Oskaria.
Bobby Rasyidin bersama tim mengunjungi aset tanah milik negara di sekitar Jalan Kemukus wilayah Jakarta. Menurutnya, hasil peninjauan di sejumlah titik tersebut menjadi dasar dalam penyusunan langkah penataan yang lebih terarah.
“KAI segera melakukan inventarisasi permukiman warga di sekitar jalur rel yang dimulai dari titik prioritas dan akan diperluas ke wilayah lain. Langkah ini berjalan bersamaan dengan pengamanan area perkeretaapian serta koordinasi dengan kementerian terkait untuk penyiapan solusi hunian,” kata Dirut KAI Bobby Rasyidin.
KAI mengelola lahan seluas 327 juta meter persegi yang sangat berpotensi mendukung penyediaan perumahan. Wilayah Jabodetabek tercatat memiliki potensi besar guna mengembangkan hunian sebanyak 131.000 unit dekat akses transportasi.
Bobby menyatakan akan segera menjalankan langkah inventarisasi mendalam untuk mendukung peningkatan taraf hidup warga sekitar rel. Penataan ini senantiasa memprioritaskan faktor keselamatan operasional kereta api nasional demi kepentingan semua lapisan masyarakat.
“KAI akan menjalankan tiga langkah utama, yaitu inventarisasi permukiman warga di sekitar jalur rel, pengamanan area perkeretaapian, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk solusi jangka pendek dan jangka panjang guna mendukung hunian yang lebih layak serta peningkatan taraf hidup masyarakat,” ucap Bobby.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....