KA 174 Ciremai Terkena Longsor di Maswati, Semua Pelanggan Selamat

  • 01 Apr 2026 17:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Perjalanan Kereta Api 174 Ciremai mengalami hambatan operasional akibat terkena tumpukan material tanah dari bencana longsor.
  • Seluruh penumpang dalam rangkaian kereta api tersebut berada dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka sedikit pun.
  • Petugas teknik tengah melakukan proses evakuasi serta pembersihan jalur agar operasional transportasi segera kembali normal.

RRI.CO.ID, Bandung - Kereta Api 174 Ciremai terdampak material tanah longsor pada petak jalan Maswati menuju Sasaksaat, Rabu, 1 April 2026. Perusahaan Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan seluruh pelanggan berada dalam kondisi sangat aman tanpa korban jiwa.

Insiden tersebut dilaporkan terjadi di Kilometer 142 tepat pada pukul 14.53 WIB pada 1 April 2026. Pihak manajemen saat ini segera melakukan penanganan secara intensif demi mempercepat proses normalisasi jalur rel di lokasi.

Vice President (VP) Corporate Communication KAI Anne Purba memberikan keterangan lengkap mengenai gangguan operasional kereta di lintas Jawa. Anne menegaskan material longsor tersebut menutup lintasan utama sehingga perjalanan moda transportasi umum tersebut mengalami hambatan sangat serius.

“Seluruh pelanggan dalam kondisi selamat. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Petugas kami langsung melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan keselamatan tetap terjaga,” ujar Anne, Rabu.

KAI segera mengatur operasional perjalanan lainnya untuk menjaga keselamatan seluruh penumpang kereta yang melintasi area bencana tanah longsor. Koordinasi lintas unit terus berjalan guna meminimalkan dampak buruk bagi seluruh pengguna layanan transportasi publik milik negara ini.

Sejumlah petugas sarana dan prasarana masih berupaya keras memindahkan tumpukan tanah serta mengevakuasi rangkaian kereta api dari sana. Tim teknis di lapangan berusaha membersihkan jalur rel agar dapat segera dilalui kembali oleh rangkaian jadwal perjalanan berikutnya.

“Kami fokus pada percepatan penanganan di lapangan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan. Seluruh proses dilakukan secara terukur agar operasional perjalanan dapat segera kembali normal,” ujar Anne.

Manajemen memohon maaf atas ketidaknyamanan para penumpang akibat bencana alam yang menghalangi pergerakan moda transportasi pada hari ini. Seluruh pelanggan diimbau untuk selalu memantau informasi resmi terbaru lewat kanal komunikasi yang telah disediakan oleh pihak perusahaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....